Heboh! Gagal Transaksi ATM, Uang Rekening Yuanita Malah Terkuras Rp 5,3 Juta!

Heboh! Gagal Transaksi ATM, Uang Rekening Yuanita Malah Terkuras Rp 5,3 Juta!

Heboh! Gagal Transaksi ATM, Uang Rekening Yuanita Malah Terkuras Rp 5,3 Juta!
WARTAKOTA
Ilustrasi Mesin ATM 

BATAM TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Nasib sial dialami oleh Yuanita Diana (32) warga Perumahan Bandara, Kelurahan Batu Besar Nongsa, saat datang ke Aviari untuk mengunjungi keluarga, Rabu (20/9/2017) lalu.

Baca: Ngeri! Lakalantas di KM. 19 Kijang Mobil vs Motor, Pengendara Motor Meninggal! Begini Kejadiannya!

Baca: Ehem! Lakukan Ini Dekat Putra Iis Dahlia, Ruben Onsu Bilang Ayu Ting Ting Kegatelan

Baca: Heboh! 34 Tahun Lalu Rumah Terbakar, Gadis Ini Kini Jadi Artis Kaya Indonesia Pemilik Rumah 10 M

Baca: Menghebohkan! Inilah 5 Pembunuhan Dilakukan Usai Pelaku-Korban Bercinta, Nomor 5 Bikin Geger!

Uang Rp 5,3 raib dikuras orang tidak dikenal dari rekeningnya saat mengambil uang di mesin ATM.

Yunita, yang hendak mengambil uang di ATM BCA yang ada di kawasan Aviari, awalnya meminta bantuan kepada orang yang sedang berada di luar mesin ATM karena kartu ATM-nya ditolak mesin ATAM.

Yunita tidak mengetahui persis seperti apa lanjutan kejadiaannya setelah orang yang membantunya memasukkan ATM ke mesin ATM hilang baru dia tersadar bahwa uang di dalam ATM berkurang.

"Saya tidak tahu seperti apa kejadiannya, yang saya ingat saat itu saya cuma menanyakan ko ATM saya ditolak, lalu orang yang ada di luar mesin ATM membantu saya, dan saya memasukkan pin dan saya diarahkan untuk melakukan transaksi,"kata Yunita.

Yunita mengatakan setelah dirinya selesai melakukan transaksi orang yang membantunya langsung pergi dan tidak tahu kemana. "Saya sadarnya setelah orangnya tidak nampak dari penglihatan saya,"kata Yunita.

Saat dirinya sadar Yunita kembali mengecek saldo di rekeningnya."Saat itulah saya tahu uang saya berkuarang Rp 5,3 juta, saya tidak kenal orangnya,"kata Yunita.

Yunita yang kebingungan tersebut membuat laporan ke Polsek Batuaji. Dia berharap pelaku bisa ditangkap oleh pihak berwajib.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko membenarkan adanya laporan tersebut. Sujoko mengatakan kasus tersebut termasuk dalam kejahatan IT. "Kita koordinasi dengan unit yang menagani kasus IT,"katanya.

Dia juga mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada saksi yang melihat siapa pelaku yang mempedaya korban."Saksi dan barang buktinya sangat minim, kita masih lidik kasusnya,"kata Sujoko. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help