Sering Ambil Penumpang di Tempat Larangan, Satlantas Batam Tilang 38 Sopir Angkot!

Sering Ambil Penumpang di Tempat Larangan, Satlantas Batam Tilang 38 Sopir Angkot!

Sering Ambil Penumpang di Tempat Larangan, Satlantas Batam Tilang 38 Sopir Angkot!
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Satuan lalulintas Polresta Barelang melakukan Razia terhadap sopir angkutan Kota (Angkot) yang beroperasi di kota Batam.

Razia ini dilakukan ‎atas banyaknya keluhan masyarakat yang mengatakan kalau sopir angkot di Batam sering ugal-ugalan.

Baca: Terungkap! Sakit Ginjal Parah, Ini Alasan Bung Karno Tolak Bantuan Warga Jatim dan KKO Pasca G30S!

Baca: Menghebohkan! Inilah 5 Pembunuhan Dilakukan Usai Pelaku-Korban Bercinta, Nomor 5 Bikin Geger!

Baca: Heboh! Gagal Transaksi ATM, Uang Rekening Yuanita Malah Terkuras Rp 5,3 Juta!

Baca: Soal Unjuk Rasa Pekerja Bintan Lagoon Resort, Disnaker Bintan Panggil Kedua Pihak. Ini Jadwalnya!

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati Sik mengatakan, angkot Batam sering isebut ugal-ugalan oleh masyarakat lantaran sering berhenti dan mengambil penumpang tidak sesuai aturan.

Bahkan di tempat-tempat yang memang di berikan rambu dilarang berhenti oleh dinas terkait.

"Ini terkadang membuat kecelakaan sering terjadi. Mereka terkadang mengambil penumpang dengan mendadak bahkan di tempat yang dilarang untuk behenti," sebut Putu, Minggu (24/9/2017)‎.

Dalam giat yang dilakukan selama tiga hari kemarin, setidaknya sebanyak 38 sopir angkot Batam ditilang pihak kepolisian. "Mereka sudah kita tilang. Kesalahan mereka beragam. Kebanyakan tidak menghiraukan rambu dan peraturan lalu lintas," sambungnya.

Tidak hanya memberikan tilang, polisi juga berencana akan menyurati pihak organda Kota Batam. "Jadi ini bukan kerja kita saja. Ini juga kerja pihak Organda.

Tujuan kita menyurati mereka agar Organda bisa menertibkan sopir mereka yang tidak memenuhi aturan saat berkendara," tegasnya.

Kedepanya, pihak kepolisian juga akan menggandeng pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Batam untuk melakukan uji KIR.

"Agar kita tahu kendaraan mana yang layak untuk mengangkut penumpang," singkatnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help