TribunBatam/

Mustika Rasa

Ayam Bakar Jimbaran, Empuk dan Gurih Kaya Rempah

Sambal dari Ayam Bakar Jimbaran ini memang khas karena sangat terasa rempah-rempahnya. Bukan itu saja, bumbu bakar ayam terasa hingga ke tulang.

Ayam Bakar Jimbaran, Empuk dan Gurih Kaya Rempah
TRIBUNBATAM/ANDRIANI
Mustika Rasa 

YANG namanya ayam, memang sudah banyak ragam olahannya hingga menjadi sajian yang sedap disantap. Tidak mengherankan jika di setiap daerah di Indonesia ada saja makanan khas berbahan dasar ayam.

Satu di antaranya adalah Jimbaran, Bali yang terkenal dengan sajian Ayam Bakar Jimbarannya. Nah, di Batam, ayam bakar ini sudah tersedia di Restoran D’Penyetz Batam.

"Ayam Bakar Jimbaran Bali memang disesuaikan dengan resep yang ada di sana. Tetapi supaya lebih sesuai dengan lidah lokal orang Batam, kita modifikasi. Untuk bumbu bakar hingga sambal mengikuti khas dari Jimbaran Bali," kata Nitrogenius Putra, Direktur D'penyetz Batam, Minggu (24/9/2017).

Sambal dari Ayam Bakar Jimbaran ini memang khas karena sangat terasa rempah-rempahnya. Ditambah lagi dengan rasa dari bumbu bakar ayam yang memang begitu nikmat sampai ke dalam daging ayam.

Rasa ayam bakarnya tidak terlalu pedas, melainkan manis dan sedikit ada rasa asamnya. Namun, bagi yang doyan pedas, bisa menikmatinya dengan sambal khas Jimbaran.

Selain Ayam Bakar Jimbaran, ada beberapa menu lain yang tidak kalah enaknya, seperti ayam penyet asli, ayam sambal hijau, ayam sambal balado, ayam rica-rica, ayam sambal tiga rasa, ayam bakar saus madu, ayam tauco Medan, ayam sambal jontor, dan banyak lagi.

Nitrogenius menambahkan, pihaknya konsisten menggunakan ayam pilihan dengan berat 7-8 ons agar dagingnya terasa empuk.

“Kami juga memberikan standar yang cukup tinggi dari rasa dan kelembuatannya. Tentu juga menggunakan bahan terbaik untuk bumbu ungkap, serta waktu yang cukup untuk mengungkapnya. Di area produksi, ayam digoreng dan dirasa terlebih dahulu agar rasanya tetap konsisten," tambahnya.

Untuk sambal, kualitasnya juga dijaga. Nitrogenius mengatakan, pengecekan sambal yang akan disajikan secara konsisten dilakukan tiga kali sehari. Bahan baku yang digunakan juga berkualitas dan pilihan sehingga sambal fresh dan tetap sama rasanya di empat outlet D'penyetz yang ada di Batam.

Kini, ada beberapa menu baru dari D'penyet yakni ayam bakar saus mentega, ayam geprek cabe merecon, ayam geprek mozarela, ikan pindang asam pedas, ayam sambal bawang, ayam sambal bajak ebi, nasi goreng variasi sambal, nasi goreng nusantara, bsteak ayam fillet, nasi goreng seafood, nasi goreng Singapura, capcay goreng, dan es krim goreng.

Untuk minuman, yang paling disukai di sini adalah es cendol varian original dan rasa durian. Cendol diproduksi sendiri sehingga rasanya lebih enak.

Harga makanan di sini mulai dari Rp 16 - Rp 58 ribu. D'penyetz yang mulai beroperasi Mei 2016 lalu, kini hadir di Mega Mall, BCS Mall, Nagoya Hill 2, dan Ruko Anugrah Mas Bengkong Ratu. Dibuka setiap hari dari pukul 10.00 - 22.00 WIB.

Pembaca Tribun yang ingin membuat sendiri ayam bakar Jimbaran khas D’penyetz bisa mengikuti resep berikut ini. (*)

Bahan
1 ekor ayam berat 700-800 gram, potong sesuai selera
1 buah jeruk nipis
5 sdm kecap manis
Bumbu Halus
4 siung bawang putih
3 siung bawang merah
2 sdm ketumbar
4 cm kunyit
2 cm jahe
5 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
1 buah kemiri
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya

Cara Membuat
1. Cuci bersih ayam dan campurkan dengan bumbu yang sudah dihaluskan.
2. Berikan kecap manis dan perasan jeruk nipis. Diamkan sekitar 10 menit
3. Ungkap ayam ditambah dengan air sedikit. Ungkap hingga air mengering.
4. Bakar ayam hingga bewarna kecokelatan
5. Nikmati dengan sambal goreng, tempe goreng, tahu goreng, dan lalapan. (*)

Penulis: andriani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help