Pencuri Aki Lori Lari Terbirit-birit, Pelaku Ngaku Hendak Tebus Gadaian Emas Istri!

Pencuri Aki Lori Lari Terbirit-birit, Pelaku Ngaku Hendak Tebus Gadaian Emas Istri!

Pencuri Aki Lori Lari Terbirit-birit, Pelaku Ngaku Hendak Tebus Gadaian Emas Istri!
tribunbatam/rachta yahya
Lori yang dicuri akinya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Warga sekitar perumahan karyawan PT Karimun Granite (KG) di Seibati, Kecamatan Meral, heboh. Mereka dikagetkan dengan segerombolan warga mengejar seorang pria yang lari ke arah pemukiman mereka, Minggu (24/9/2017) sore.

Baca: Terungkap! Sakit Ginjal Parah, Ini Alasan Bung Karno Tolak Bantuan Warga Jatim dan KKO Pasca G30S!

Baca: Heboh! Diduga Gelapkan Uang Rp 1 Miliar Lebih, Polisi Tahan Staf PT Bintan Lagoon Resort!

Baca: Istri Pendiri Nikahsirri.com Blak-blakan, Suaminya Gila Sejak Kalah Pilkada di Banyumas!

Baca: Misteri Terbongkar! Kenapa Pria Kerap Mengambil Keputusan Bodoh Ketika Terangsang? Ini Jawabnya!

Setelah hampir sekitar 15 menit, pria yang diuber-uber tersebut akhirnya tertangkap. Rupanya pria bernama Ahri Wirawan Saputra (AWS) tersebut diduga kuat adalah pelaku pencurian dua unit aki lori milik Topan Rahmadan (45),

warga Kampung Baru, Kecamatan Tebing. Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua aki itu merek GS 450-48D26R dan SG 450-48D26R.

Keduanya dipertemukan oleh Bastian, pengusaha besi tua di Seibati. Itu setelah Topan mendapati aki lorinya yang dicuri di tempat Bastian. Kepada Topan, Bastian mengaku membelinya dari Ahri. Bastian kemudian mempertemukan Topan dan Ahri, mereka janjian ketemu di sekitar GOR Badang Perkasa.

“Saat diinterogasi korban, tersangka kemudian kabur ke arah perumahan karyawan PT KG di Bati. Mereka jumpa setelah tersangka mengontak Bastian untuk membeli sisa aki lori.

Awalnya, tersangka bawa empat aki, tiga dibeli Bastian, satunya lagi mau dijual di Bukit Senang tapi tak jadi, dia balik lagi ke Bastian rencana mau dijual, saat itu lah korban dipertemukan,” kata Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono kepada Tribun Batam, Senin (25/9/2017).

AWS kemudian diserahkan warga ke Mapolsek Meral dikarenakan lokasi penangkapan masuk wilayah hukum Polsek Meral. Sementara oleh Polsek Meral kemudian dilimpahkan ke Polsek Tebing mengingat TKP berada di wilayah Kecamatan Tebing.

Selain di Kampung Baru, AWS dikatakan Budi pada hari yang sama juga beraksi mencuri aki lori warga di sekitar perumahan karyawan PT KG, sebanyak dua unit aki. AWS mengaku dirinya terpaksa untuk menebus emas istrinya yang tergadai untuk biaya lahiran beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan catatan kami, AWS pemain baru, tidak ada data yang menyebutkan ia pernah dipenjara,” terang Budi.

Topan Rahmadan mengaku kaget saat hendak pergi kerja mengangkut tanah, lorinya dengan nomor polisi BL 8556 UL tiba-tiba tidak bisa dihidupkan. Saat dicek, alangkah kagetnya dia begitu mengetahui dua unit aki lorinya, sudah raib.

“Awalnya di perumahan KG itu Minggu dini hari, setelah itu main lagi di Kampung Baru dekat perumahan Balai City Garden. Ngaku buat nebus emas istrinya yang tergadai,” terang Budi. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help