Pilkada Tanjungpinang 2018

Heboh! 50 Ribu Warga Tanjungpinang Terancam Tak Bisa Nyoblos Walikota!

Sekurangnya 50 warga Tanjungpinang terancam tak bisa mencoblos saat Pilkada 2018 lantaran belum rekam e-KTP

Heboh! 50 Ribu Warga Tanjungpinang Terancam Tak Bisa Nyoblos Walikota!
antara
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sekitar 50 ribu warga Kota Tanjungpinang terancam tak bisa memilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungpinang 2018 mendatang.

Baca: BREAKINGNEWS: Lis Darmansyah Mantap Berduet dengan Maya Suryanti, DPP PDIP Berikan Restu!

Baca: BREAKINGNEWS: Koalisi Anak Pinang Mantap Usung Syahrul-Ade Angga! Ini Jadwal Deklarasinya?

Baca: Bikin Ngakak! Cewek Ini Naik Ojek, Tak Disangka Sopirnya Sang Mantan yang Menghilang Tahunan!

Baca: Bikin Merinding! Di Tengah Laut, Secara Mistis Sultan HB IX ‘Meramal’ Akan Terjadinya Bencana G30S!

Pasalnya mereka sampai saat ini belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang Robby Patria mengatakan syarat untuk memilih pada Pilkada 2018 mendatang warga harus memiliki KTP-el.

"Sesuai dengan aturan PKPU, pemilih harus memiliki e-KTP atau minimal sudah melakukan perekaman dibuktikan dengan surat keterangan dari Disdukcapil," katanya baru-baru ini.

Ia pun meminta Pemerintah Kota Tanjungpinang lebih gencar mensosialisasikan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Sehingga mereka yang sudah memiliki hak suara bisa menggunakan hak suaranya pada Pilkada mendatang.

"Pemko harus sosialisasikan perekaman KTP. Camat dan lurah harus lebih agresif memberikan imbauan dan mengajak seluruh warganya rekam e-KTP," katanya seraya menambahkan diwaktu yang tersisa ini, Pemko harus memanfaatkan sebaik mungkin untuk sosialisasi perekaman.

Halaman
12
Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help