TribunBatam/

Obat Kuat Ternyata Laris-manis di Singapura. Importir Kakapnya Ditangkap

Ternyata, bisnis obat kuat agar mantap di ranjang tidak hanya laris-manis di Indonesia. Di Singapura pun, bisnis obat kuat ini juga populer.

Obat Kuat Ternyata Laris-manis di Singapura. Importir Kakapnya Ditangkap
Straits Times
Barang bukti obat kuat yang disita otoritas pengawas kesehatan Singapura 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Ternyata, bisnis obat kuat agar mantap di ranjang tidak hanya laris-manis di Indonesia.

Di Singapura pun, bisnis obat kuat ini juga populer.

Hal itu terungkap setelah petugas otoritas pengawas kesehatan Health Sciences Authority (HSA) membongkar bisnis obat-obatan ini di kawasan Geylang.

Nilai tangkapan HSA tidak tanggung-tanggung, lebih dari Sin $ 700 ribu atau lebih dari Rp 5,6 miliar.

Ini merupakan penangkapan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Dengan dukungan polisi, HSA menemukan sekitar 300 ribu butir obat di sebuah apartemen hunian swasta di Lorong 32 Geylang, Jumat(22/9/2017) pekan lalu, kata otoritas tersebut dalam sebuah pernyataan, Rabu (27/9), seperti dilansir Straits Times.

HSA mengatakan, penangkapan itu berawal dari kecurigaan Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan terkait paket yang diyakini produk kesehatan ilegal.

Paket tersebut dikirim kepada seorang pria China berusia 26 tahun.

Pria itu ditangkap di luar apartemen, setelah itu digelandang petugas HSA ke kamar kontrakannya tersebut.

Pria lain ditemukan di ruangan tersebut, dan kedua pria itu kini dalam pemeriksaan terkait impor obat kuat secara ilegal.

Ancaman hukuman untuk ke dua pria ini adalah ancaman penjara hingga tiga tahun atau denda hingga Sin $ 100 ribu atau keduanya.

HSA mengatakan, pihaknya sangat serius untuk megusut kegiatan ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat ini dan akan melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap mereka yang terlibat.

HSA menengarai, obat-obat kuat itu dijual di warung-warung kecil.

"Produk ini mungkin ilegal, palsu atau mengandung bahan yang bisa berdampak serius bagi kesehatan pemakainya,” kata pernyataan itu.

Sumber: Straits Times

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help