BATAM TERKINI

Rata-rata Berusia 14 Tahun, Orangtua Disarankan Tak Paksa Anak Menikah Meski Hamil. Ini Sebabnya!

Pengadilan agama selalu memberikan saran dan arahan agar orangtua tidak terlalu memaksakan anak untuk menikah meski sedang hamil. Ini sebabnya!

Rata-rata Berusia 14 Tahun, Orangtua Disarankan Tak Paksa Anak Menikah Meski Hamil. Ini Sebabnya!
thinkstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ifda, Humas Pengadilan Agama Kota Batam mengungkapkan, meningkatnya pengajuan pernikahan anak di bawah umur diduga karena adanya kepanikan dari orangtua. Selain karena hubungan anak sudah terlalu dekat, atau anak perempuan sudah hamil di luar nikah.

"Orangtua yang malu dan takut menjadi aib dan mencoreng nama keluarga, orangtua kedua belah pihak pasangan anak tersebut, terpaksa meminta permohonan pengajuan nikah di bawah umur ke Pengadilan Agama setelah ditolak di KUA untuk bisa melakukan pernikahan di bawah umur," katanya.

Menurut Ifda, dalam kasus ini pengadilan agama juga mempertimbangkan akan setiap pengajuan pernikahan di bawah umur oleh orangtua, dan selalu memberikan saran dan arahan agar tidak terlalu memaksakan anak untuk menikah, baik itu dalam keadaan hamil maupun hubungan yang sudah sangat dekat, sebab dapat diketahui sendiri pernikahan di bawah umur otomatis anak masih belum mapan baik itu dalam segi umur dan materi," ujarnya 

Dia juga mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 mengatur hal.

Bahwa untuk pernikahan anak di bawah umur, wali harus mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama. Setelah sebelumnya, ada surat penolakan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Baca: ALAMAK! Didominasi Alasan Hamil di Luar Nikah, Jumlah Pemohon Pernikahan di Bawah Umur di Batam Naik

Baca: GAWAT! 5,1 Juta Penduduk Indonesia Gunakan Narkoba. Kepri Masuk 10 Besar Terbanyak

Baca: Belum Setahun Untung Rp 1,4 Miliar, Egyn Harus Berurusan dengan Polisi. Ternyata Ini Usahanya

"Mereka secara hukum tidak boleh menikah karena masih di bawah umur. Dengan permohonan dispensasi pernikahan ini baru dapat dilakukan pernikahan," ujarnya

Ifda juga menjelaskan, dari sejumlah pengajuan di tahun 2017 data yang mereka terima, usia dominan berada pada kisaran usia 16-18 tahun untuk laki-laki. Sedangkan untuk yang perempuan kisaran usia 14-15 tahun. 

Ifda mengimbau pada masyarakat, terutama bagi orangtua agar mengawasi perkembangan dan pergaulan anak, sebab dalam mengatasi hal seperti ini, orangtualah yang harus berperan aktif untuk masa depan anak dan juga pergaulan anak-anaknya dalam berteman.

"Kita juga berharap kepada anak-anak saat ini, jangan terlalu percaya akan orang-orang yang ada di media sosial baik itu untuk segi pertemanan atau lain sebagainya, agar tidak terjerumus akan hal-hal yang tidak diiginkan serta mengikuti arahan didikan dari orangtua," katanya. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Kamis 28 September 2017

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help