Niat Puasa Muharram atau Puasa Asyura

Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa segala sesuatu itu bergantung pada niat

Niat Puasa Muharram atau Puasa Asyura
ilustrasi puasa 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Niat merupakan salah satu rukun puasa dan ibadah lain pada umumnya.

Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa segala sesuatu itu bergantung pada niat.

Saat niat di dalam hati seseorang menyatakan maksudnya, dalam hal ini berpuasa (qashad).

Di samping qashad, seseorang juga menyebutkan hukum wajib atau sunah perihal ibadah yang akan dilakukan.

Hal ini disebut ta’arrudh.

Sedangkan hal lain yang mesti diingat saat niat adalah penyebutan nama ibadahnya (ta’yin).

Dalam konteks puasa sunah Tasu‘a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram), ulama berbeda pendapat perihal ta‘yin.

Sebagian ulama menyatakan bahwa seseorang harus mengingat ‘puasa sunah Asyura’ saat niat di dalam batinnya.

Sedangkan sebagian ulama lain menyatakan bahwa tidak wajib ta’yin.

Hal ini dijelaskan oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami sebagai berikut.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved