Polisi Gerebek Tempat Pembuatan SIM Palsu di Medan. Seorang Oknum Polisi Ikut Diamankan

"Ada puluhan goni yang kami amankan. Masing-masing goni itu ada ribuan SIM palsu," kata Direktur Direskrimum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah

Polisi Gerebek Tempat Pembuatan SIM Palsu di Medan. Seorang Oknum Polisi Ikut Diamankan
tribunmedan/array
Ribuan SIM palsu yang ditemukan di satu rumah kontrakan Jl Setia Luhur, Gang Arjuna, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia. Dari rumah tersebut, diamankan tiga orang tersangka, Kamis (28/9/2017) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -  Petugas gabungan Polda Sumut menggerebek lokasi pembuatan surat izin mengemudi (SIM) palsu di Jl Setia Luhur, Gang Arjuna, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia, Medan, Sumatera Utara.

Di rumah kontrakan yang dijadikan pabrik pembuatan surat izin mengemudi (SIM) palsu itu petugas menemukan ribuan SIM Palsu dan mengamankan tiga orang tersangka.

Dari informasi diperoleh Tribun, petugas turut mengamankan tiga orang pelaku. Mereka adalah Herman, Rida Fahmi, dan Irwan.

"Ada puluhan goni yang kami amankan. Masing-masing goni itu ada ribuan SIM palsu," kata Direktur Direskrimum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah, Kamis (28/9/2017) malam.

Baca: Akhirnya Tiba di Indonesia, Simak 6 Fakta Menarik 2 Panda Raksasa Asal Tiongkok

Baca: YA AMPUN! Hanya Karena Masalah Sepele, 8 Siswa Ini Jalani Hukuman Jilat WC

Baca: Siapkan e-Policing, Polisi Bakal Tilang Pelanggar Berdasarkan Laporan Warga

Nur Fallah mengatakan, jumlah keseluruhan SIM palsu yang ditemukan berjumlah jutaan. Dari keterangan sementara, para pelaku ini sudah empat bulan beraksi.

"Satu di antara pelaku yang kami tangkap adalah oknum petugas kepolisian. Yang bersangkutan dinas di Yanma (Pelayanan Masyarakat) Polda Sumut," kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah, Kamis (28/9/2017) malam.

Adapun oknum polisi yang terlibat yakni Rida Fahmi. Yang bersangkutan berpangkat Brigadir Kepala.

Saat digerebek petugas gabungan, Rida tampak panik. Ia kemudian dipiting dan diinterogasi Wadir Krimum Polda Sumut, AKBP Maruli Siahaan.

Adapun pelaku lainnya yang ditangkap yakni Herman dan Iwan. Satu pelaku lainnya bernama Hendro berhasil melarikan diri sebelum digerebek.

"Sejauh ini oknum yang kami amankan masih diinterogasi. Kami berharap teman-teman bisa bersabar," kata Maruli.(Ray/tribun-medan.com)

Editor: nandarson
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help