Mencekam! Referendum Catalonia Rusuh. Polisi Rampas Kotak-kotak Suara

Aksi itu dilakukan demi mencegah 5,3 juta orang warga Catalonia memberikan pendapat mereka tentang kemerdekaan dari Spanyol

Mencekam! Referendum Catalonia Rusuh. Polisi Rampas Kotak-kotak Suara
AFP PHOTO / PAU BARRENA
Polisi Spanyol menyita kotak suara di sebuah tempat pemungutan suara di Barcelona, pada tanggal 1 Oktober 2017, di hari referendum untuk kemerdekaan Catalonia yang ditentang oleh Pemerintah Madrid 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Polisi anti huru hara Spanyol mulai menembakkan peluru karet dan memaksa masuk ke tempat pemungutan suara untuk referendum Catalonia, Minggu (1/10/2017).

Aksi pasukan polisi itu terjadi di tengah kepadatan ribuan orang yang mulai membanjiri jalan-jalan untuk memberikan suara dalam referendum yang dilarang Pemerintah Spanyol.

Ketegangan mulai terjadi saat pasukan polisi menutup akses masuk ke tempat pemungutan suara dan merampas kotak-kotak suara.

Aksi itu dilakukan demi mencegah 5,3 juta orang warga Catalonia memberikan pendapat mereka tentang kemerdekaan dari Spanyol.

Baca: Ketakutan Lihat Polisi di Batu Ampar, Saat Diperiksa Ternyata Pria Ini Simpan Pisau di Pinggang

Baca: Di Hari Kesaktian Pancasila. Jokowi : Jangan Sampai Kekejaman PKI Terulang

Baca: Timnas Senior Indonesia Hadapi Kamboja Rabu Besok. Ini Pemain yang Dipanggil Luis Milla

Di pusat Kota Barcelona, polisi anti huru hara memaksa masuk ke sebuah gedung sekolah untuk mengambil kotak suara.

"Aparat pun menindak para demonstran yang duduk di lapangan menghalangi jalan polisi," kata seorang saksi mata seperti dikutip AFP.

Saksi mata itu mengatakan polisi di Barcelona juga menembakkan peluru karet.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help