Hari Batik Nasional - Ini Alasan Kenapa Tanggal 2 Oktober Diperingati Sebagai Hari Batik Nasional

Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti Tang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794)

Hari Batik Nasional - Ini Alasan Kenapa Tanggal 2 Oktober Diperingati Sebagai Hari Batik Nasional
KOMPAS.com/ferrytakesindonesia
Ilustrasi membatik 

Sedangkan motif pada batik Yogyakarta dan Solo kebanyakan tidak menggambarkan benda, tumbuhan, atau hewan secara langsung, namun lebih merupakan simbol dari benda-benda tersebut.

Warna batik dari kedua tempat itu juga lebih kalem, tidak semeriah batik-batik pesisir.

Karena perkembangan dan keragaman itu, batik Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Badan dunia itu  memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Dan itulah sebabnya mengapa tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.

Batik dan Motif Batik

Walau batik sejatinya merupakan teknik pembuatan kain dengan perintang warna menggunakan malam (lilin), namun masyarakat awam lebih mengenal batik sebagai kain dengan corak dan motif yang khas.

Semua kain yang memiliki motif seperti motif batik kemudian disebut sebagai batik.

Padahal banyak sekali di pasaran kita jumpai kain bermotif batik yang tidak dibuat dengan cara membatik. Kain-kain itu tidak dibuat dengan menggambar, menitik, atau memberi warna dengan menutupi bagian yang tidak ingin diwarnai dengan warna tertentu, melainkan dicetak menggunakan mesin.

Ilustrasi membatik
Ilustrasi membatik (ferrytakesindonesia)

Padahal menurut teknik pembuatannya, yang dimaksud dengan batik meliputi: 

Batik tulis adalah kain yang dihias dengan pola dan corak batik menggunakan tangan, biasanya menggunakan canting dan pembuatannya lebih lama.

Halaman
1234
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help