TribunBatam/

Lama Terbaring di Emperan Toko, Begitu Diraba Padri Telah Meninggal. Warga Tanjunguban Geger!

Lama Terbaring di Emperan Toko, Begitu Diraba Padri Telah Meninggal. Warga Tanjunguban Geger!

Lama Terbaring di Emperan Toko, Begitu Diraba Padri Telah Meninggal. Warga Tanjunguban Geger!
tribunbatam/aminnudin
Seorang Warga Ditemukan Meninggal di Emperan Toko di Tanjunguban, Senin (2/10/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Warga di Pasar Baru Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara digegerkan temuan sosok tubuh tak bernyawa, Senin (2/9/2017). Tempat kejadian di depan toko Pulau Harapan, kawasan Pasar Baru Tanjunguban.

Baca: Heboh Rahasia Tusuk Konde Bu Tien Soeharto! Benarkah Pilot TNI AU Kena Tampar Paspampres Gegara Ini?

Baca: Heboh! Inilah Skandal Pramugari: Layani Penumpang Begituan di Ketinggian, Segini Tarifnya!

Bermula ketika penjaga toko Pulau Harapan melihat seorang laki laki bayah sedang terbaring depan toko. Saat pertama kali melihat, penjaga toko tidak melihat sesuatu yang mencurigakan pada sosok yang tengah terbaring di emperan. Sang pekerja lantas melanjutkan pekerjaannya menjaga toko seperti sediakala.

Namun beberapa menit kemudian penjaga toko kembali melihat sosok yang kemudian diketahui bernama Padri (60) itu masih tebaring dengan posisi terbaring miring dan belum bangun bangun. Rasa curiga mulai muncul.

Baca: BREAKINGNEWS: Bikin Merinding! Dalam Sepekan 2 Warga Tewas di Kubangan Tambang Pasir Galang Batang!

Baca: Pamitan Mancing, Penarik Pompong ke Pulau Penyengat Ditemukan Meninggal di Pompongnya!

"Saksi (Penjaga Toko) kemudian mencoba membangunkan korban atas nama Padri, berusia 60 tahun. Tapi tidak ada respon,"kata Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir.

Karena tak ada respon, penjaga toko kemudian mengecek denyut nadi Padri. Kondisi denyut memperlihatkan kosong atau tak berdenyut. Kecurogaan makin menguat kalau laki laki yang terbaring lama depan toko sudah meninggal dunia.

Informasi pun disampaikan ke sejumlah pedagang lain di pasar baru. Dari pedagang, informasi sampai ke Polsek Bintan Utara.

Kapolsek mengatakan, Padri, korban selama ini dikenal seorang tuna wisma. Dia tak memiliki rumah, dan kesehatiannya ke sana kemari tanpa arah dan tujuan. "Sehari hari korban memang banyak berada di pasar baru,"kata Jaswir.

Atas inisiatif warga dan pihak Kepolisian jenazah korban dibawa ke RSUD Tanjung Uban, guna dilakukan Visum menggunakan kendaraan warga setempat. Selanjutnya, dikebumikan di pemakaman umum di depan SPBU Tanjunguban. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help