Karut Marut Lahan di Batam

Pro Kontra Perka BP Batam - Pengamat: Aturan Ini Berlawanan dengan Semangat Nawacita Jokowi

Investor seharusnya lebih dipermudah, bukan dipersulit. Karena belum apa-apa, sudah diminta deposit. Substansinya apa deposit 10 persen

Pro Kontra Perka BP Batam - Pengamat: Aturan Ini Berlawanan dengan Semangat Nawacita Jokowi
tribunnews batam/ian pertanian
Aktifitas pematangan lahan di Batam. Foto ilustrasi 

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - BP Batam menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 10 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Administrasi Lahan tertanggal 6 Juni 2017.

Ada beberapa poin penting yang diatur dalam perka itu. Diantaranya mencakup kewajiban investor memberikan uang jaminan 10 persen dari investasinya.

Pengamat ekonomi M Gita Indrawan menilai, jika dikaitkan dengan semangat program Nawacita Presiden RI Joko Widodo untuk memangkas dan mempermudah birokrasi, kehadiran Perka Nokor 10 tahun 2017 tampaknya berlawanan dengan semangat tersebut.

"Ini malah akan jadi beban. Investor seharusnya lebih dipermudah, bukan dipersulit. Karena belum apa-apa, sudah diminta deposit. Substansinya apa deposit 10 persen," kata Gita kepada Tribun, Minggu (1/10/2017).

Baca: Perka BP Batam Hambat Investor, Lik Khai: Kalau Batam Banyak Pengangguran, Siapa Tanggungjawab?

Baca: Pro Kontra Perka BP Batam - Setiap Rumah yang Jadi Agunan Kredit Harus Lapor BP Batam

Dia tak menampik, bisa jadi keberadaan Perka Nomor 10 tahun 2017 akan menjadi antiklimaks dan mendapat penolakan dari banyak pihak. Terutama di kalangan investor.

"Saya tak bisa bilang aturan ini kontraproduktif atau tidak. Pasti BP Batam punya formula dan hitung-hitungan sendiri. Cuma kalau dikaitkan dengan 16 paket kebijakan Jokowi, ini tidak sejalan," ujar dia.

Menurut Gita, semestinya dalam upaya meningkatkan investasi di Batam, BP Batam mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memanjakan calon investor. Bukan sebaliknya.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved