BATAM TERKINI

Tahun Ini, Pemprov Kepri Bangun Tiga Sekolah Baru. Satu Sekolah Kelar Akhir Oktober Ini

Untuk menunjang terlaksananya proses belajar mengajar di Batam, pemerintah Provinsi Kepri membangun tiga sekolah baru di dua wilayah.

Tahun Ini, Pemprov Kepri Bangun Tiga Sekolah Baru. Satu Sekolah Kelar Akhir Oktober Ini
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Arifin Nasir, Kepala Dinas Pendidikan Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri tahun 2017 ini membangun tiga Unit Sekolah Baru (USB) di wilayah Batuaji dan Sagulung.

Pembangunan tersebut sebagai upaya untuk menunjang terlaksananya proses belajar mengajar di Batam khususnya di dua wilayah tersebut.

Ketiga USB yang dibangun oleh Disdik Provinsi Kepri di daerah Batuaji dan Sagulung yakni Gedung SMAN 18 yang ada di Tembesi, SMAN 19 di belakang Tunas Regency dan lanjutan pembangunan SMKN 8 Farmasi di Kavling Melati Dapur 12 Sagulung.

Arifin Nasir mengatakan, satu dari tiga sekolah SMA yang dilakukan pembangunannya akan rampung akhir Oktober 2017 ini.

"Saat ini untuk SMAN 18 yang ada di Barelang, sudah hampir selesai," katanya, Senin (2/10/2017).

Baca: Pengamat Ekonomi : Investor Seharusnya Dipermudah Bukan Dipersulit.

Baca: Soal Uang Jaminan 10 Persen Bagi Investor, Begini Jawaban BP Batam

Baca: Pengusaha Resah, Bangun Lahan Wajib Setor Jaminan. Nilainya Bisa Triliunan Rupiah!

Pembangunan tiga USB di Sagulung digesa oleh Pemerintah Provinsi Kepri karena siswa tiga sekolah tersebut masih menumpang belajar di sekolah terdekat.

Seperti SMAN 18 yang ada di Tembesi sampai saat ini muridnya masih menumpang di gedung SMPN 37 Batam, yang tidak jauh dari lokasi sekolah tersebut. Begitu juga dengan SMAN 19 Batam, saat ini murid-muridnya masih menumpang di gedung SDN 021 Sungai Binti, karena bangunan sekolah mereka belum ada.

Begitu juga SMKN 8 Kavling Melati Dapur 12 Sagulung, masih menumpang belajar di gedung SMKN 5 kavling Kamboja.

"Jadi tahun ajaran berikutnya kita harapkan ketiga sekolah tersebut tidak menumpang lagi dan sudah menenpati gedung baru," kata Arifin.

Sementara, untuk kota Batam sendiri, pemerintah Provinsi membangun  sebanyak 60 ruang belajar.

"Ini untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan ruang belajar setiap tahun ajaran baru," kata Arifin Nasir. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Selasa 3 Oktober 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved