Telusuri Asal Dana Pemesan Konten, Bareskrim Polri Periksa bendara Saracen

Penyidik sebelumnya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Retno pada Rabu (27/9/2017) lalu. Namun, ia tidak hadir tanpa keterangan.

Telusuri Asal Dana Pemesan Konten, Bareskrim Polri Periksa bendara Saracen
repro Kompas TV
Tiga tersangka sindikat penyebar kebencian dan hoaks Saracen, Jasriadi, Faisal dan Sri Rahayu Ningsih. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap bendahara kelompok Saracen, Mirda alias Retno, sebagai saksi, Senin (2/10/2017).

Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara anggota Saracen yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyebaranujaran kebencian berdasarkan SARA.

"Hari ini Retno direncanakan (diperiksa) pukul 10.00 pagi," ujar Kepala Sub Bagian Operasi Satuan Tugas Patroli Siber pada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, AKBP Susatyo Purnomo, saat dikonfirmasi.

Penyidik sebelumnya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Retno pada Rabu (27/9/2017) lalu. Namun, ia tidak hadir tanpa keterangan. Oleh karena itu, penyidik melakukan panggilan kedua.

Selain Retno, polisi juga memanggil dua orang lainnya, Dwiyadi dan Riandi sebagai saksi. Keduanya diduga mengetahui aktivitas kelompok itu.

Baca: Sejumlah Penumpang Ngamuk Karena Pesawat Delay, Ini Jawaban Lion Air

Baca: HEBOH! Siswa SMA Melahirkan Sendiri di Sekolah saat Jam Pelajaran. Lantai Banyak Darah Berceceran

"Orang-orang yang dipanggil pasti terkait Saracen," kata Susatyo.

Sebagai bendahara, Retno diduga mengetahui soal aliran dana dari pihak luar ke kelompok Saracen.

Dari laporan hasil analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap 15 rekening Saracen, ditemukan sejumlah nama. Penyidik menelusuri nama-nama tersebut untuk mencari tahu hubungan mereka dengan kelompok Saracen.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help