TribunBatam/

Timnas Indonesia

Indonesia vs Kamboja - Akui Kekalahan. Pelatih Timnas Senior Kamboja: Kami Kalah Jauh!

Indonesia berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 2-0 di babak pertama lewat gol Lerby Eliandry dan Rezaldi Hehanusa

Indonesia vs Kamboja - Akui Kekalahan. Pelatih Timnas Senior Kamboja: Kami Kalah Jauh!
FERI SETIAWAN/BOLASPORT.COM
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, memberikan instruksi pada laga kontra Kamboja di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pelatih timnas Kamboja, Leonardo Vitorino, mengakui kekalahan yang dialami pasukannya dari timnas Indonesia dengan skor 1-3 dalam laga persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017).

Menurut Leonardo, kualitas permainan anak-anak asuhnya kalah jauh dari timnas Indonesia.

Indonesia berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 2-0 di babak pertama lewat gol Lerby Eliandry dan Rezaldi Hehanusa.

Kamboja memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua lewat gol Chan Vathanaka di menit ke-48.

Selang satu menit kemudian, Septian David Maulana memperbesar keunggulan Indonesia atas Kamboja hingga pertandingan selesai.

Baca: Indonesia vs Kamboja - Tak Bisa Nonton dengan Layak. Netizen Ngamuk. Ada yang Mau Lapor Jokowi

Baca: IKUT BANGGA! Egy Maulana Vikri Masuk dalam Daftar 60 Pemain Muda Terbaik Dunia

Baca: Indonesia vs Kamboja - Meski Egy Maulana Cs Menang. Ini Pujian Pelatih Indra Sjafri untuk Tim Lawan

"Saya sebenarnya sangat tidak suka kalah. Kami juga sudah menganalisis permainan kami. Tapi, saya rasa Indonesia bermain sangat bagus dalam penguasaan bola," kata Leonardo.

Leonardo menambahkan bahwa ada salah satu pemainnya, Chan Vathanaka, yang tidak bermain full selama 90 menit.

Menurut Leonardo, keluarnya Vathanaka di menit ke-70 untuk digantikan oleh In Sadavid sedikit mengubah irama permainan Kamboja.

Leonardo juga menambahkan, pada awalnya ia ingin bermain dengan ball possession sejak menit pertama.

Namun, rencana itu tidak berjalan lancar dan Leonardo mengungkapkan alasannya.

"Pemain hilang konsentrasi dan kehilangan power. Semua ini bisa saja terjadi, mungkin karena kualitas sepakbola di Kamboja tertinggal jauh dari Indonesia," ucap Leonardo.(*)

Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help