Pelajar Karimun Bakal Dites Urine, Ini Pesan Bupati Aunur Rafiq!

Pelajar Karimun Bakal Dites Urine, Ini Pesan Bupati Aunur Rafiq! Begini Penjelasannya!

Pelajar Karimun Bakal Dites Urine, Ini Pesan Bupati Aunur Rafiq!
TRIBUNBATAM/RACHTA YAHYA
Bupati Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Aunur Rafiq 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengharapkan agar sekolah menjadi taman belajar sekaligus taman bermain bagi para siswa dan siswinya. Ungkapan Rafiq tersebut tak lepas dari banyaknya penyimpangan yang dilakukan oleh para pelajar akhir-akhir ini.

Baca: Merinding! Teman Denis Kancil Unggah Kondisi TKP Kecelakaan, Netizen Malah Bahas Hal Mistis Ini!

Baca: Heboh! Pengakuan Eks Cakrabirawa Saat Harus Jemput Jenderal AH Yani, Ini Videonya!

Baca: Terungkap! Sakit Ginjal Parah, Ini Alasan Bung Karno Tolak Bantuan Warga Jatim dan KKO Pasca G30S!

Baca: Terungkap! Dulu Pak Harto Suka Blusukan, Penyamaran Fenomenalnya Bikin Pejabat Kalang Kabut!

Di antaranya adalah banyaknya pelajar bolos yang terjaring di setiap kali Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karimun melakukan patroli rutin serta adanya informasi mengenai penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

"Dan ini yang tentunya ini harus mampu dimenej oleh guru, PGRI, khususnya kepala sekolah. Sehingga anak betah di sekolah dan tidak keluar ke warnet-warnet serta tidak terjadi lagi penyimpangan-penyimpangan," ujar Rafiq usai membuka kegiatan PGRI Kabupaten Karimun di Gedung Nasional beberapa waktu lalu.

Adapun langkah-langkah untuk mewujudkannya, menurut Rafiq, adalah dengan cara membangun kemitraan antara pihak sekolah, komite sekolah dan para wali murid. Diantaranya dengan membuat pertemuan-pertemuan secara rutin.

"Dengan mengadakan pertemuan secara periodik, banyak hal-hal yang dapat disampaikan pihak sekolah kepada wali murid mengenai anak-anak mereka. Itu salah satu langkah kita," ujarnya.

Mengenai informasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Pemerintah Daerah telah mengadakan pertemuan dengan para kepala sekolah.

Selanjutnya, Pemerintah Daerah Karimun akan melakukan tes urin terhadap pelajar, guru dan apartur sipil negara. Rencana ini baru akan mulai dilakukan pada tahun 2018 nanti.

"Tes urin kan bukan cuma-cuma, tidak bisa dibebankan seluruhnya pada BNN dan akan disipakan oleh pemerintah daerah. Karena kita tidak memiliki anggaran sekarang maka akan dilakukan di tahun 2018.

Kita akan lakukan karena sebagai bentuk upaya preventif. Setelah kita lakukan ini maka akan timbul kebimbangan dan kekhawatiran jika ditemukan karena sanksinya sangat berat," papar Rafiq. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved