DUH! Orangtua Siswa Tampar Guru Perempuan Berusia 59 Tahun Ini: Gigi Saya Sampai Sakit

Warga Gang Karya No 3 Rw 3 Desa Jawa Kecamatan Martapura tegas akan tetap melanjutkan kasus pemukulan terhadap dirinya.

DUH! Orangtua Siswa Tampar Guru Perempuan Berusia 59 Tahun Ini: Gigi Saya Sampai Sakit
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Junaidah (59), guru di SDN Keraton 3 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANJAR - Aksi pemukulan yang dialami Junaidah (59) guru di SDN Keraton 3 oleh orang tua murid di sekolah itu benar-benar membuat wali kelas II itu benar-benar membekas. 

Warga Gang Karya No 3 Rw 3 Desa Jawa Kecamatan Martapura tegas akan tetap melanjutkan kasus pemukulan terhadap dirinya. 

"Tetap lanjut, aku ini guru. Binian, sudah tua pula, masa ditampar,"ungkap Junaidah. 

Menurut Dia, aksi pemukulan yang dialaminya itu terjadi di depan pintu disaksikan oleh siswa. 

Orang tua siswa bernama, Akhmad Fadli menamparnya hingga gigi palsunya terlepas.

Baca: DUH! Remaja Cantik Itu Biarkan Tubuhnya Digilas Kereta. Tulis Curhatan Galau di Media Sosial

Baca: SADIS! Pria Ini Bacok Istrinya yang Tengah Hamil Anak Kedua Mereka. Begini Fakta-faktanya

Baca: ALAMAK! Gara-gara Banting Pintu Rumah, Dua Ibu Rumah Tangga Ini Berkelahi. Satu Orang Tewas

"Gusi gigi saya sampai sakit juga. Siang itu, setelah salat Zuhur pas mau makan mulutku pedih sekali luka ternyata digusi aku tidak bisa makan," ungkapnya.

Akhmad Padli orang tua murid yang dilaporkan karena melakukan pemukulan terhadap Junaidah (59) hingga kini masih bebas. 

Polisi tidak menahannya. Saat ini, Padli hanya dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota. 

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota, Iptu Siswadi membenarkan terrkait dengan kasus pemukulan tersebut terlapor tidak ditahan. 

Alasannya, aturannya memang demikian untuk perkara dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun tidak bisa ditahan dan itu juga kewenangan penyidik. 

Untuk saat ini, terang Kapolsek, terlapor masih dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota. 

"Setiap Senin dan Kamis terlapor wajib lapor. Tetap, prosedur kami jalankan," ungkap Kapolsek.(*)

Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved