Hebatnya Dokter Tajri - Buronan Korupsi Bisa Praktik di Batam dan Masih Digaji Pemkab Anambas

Dokter Tajri adalah buronan Kejati Kepri dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kabupaten Anambas selama dua tahun.

Hebatnya Dokter Tajri - Buronan Korupsi Bisa Praktik di Batam dan Masih Digaji Pemkab Anambas
tribunbatam/wahib waffa
Feritas (baju hitam) menyalami Tajri (baju putih) usai ditangkap 

Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto, terkejut dengan kabar penangkapan dokter Tajri.

Dokter Tajri adalah buronan Kejati Kepri dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kabupaten Anambas selama dua tahun.

Herianto juga semakin kaget kala disinggung bahwa dokter Tajri pratik dokter di salah satu klinik di Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam.

"Masa iya, Yang saya tahu Beliau sakit. Tidak tahu kalau sampai praktik dokter," ‎ujarnya Jum'at (6/10/2017).

Ditemui di sela-sela pemusnahan obat-obatan di Polsek Siantan, Herianto juga menyebut kalau dokter Tajri masih berstatus Pegawai Negeri Sipil di Anambas.

Herianto juga menyebut bahwa dokter Tajri masih digaji meskipun hanya gaji pokok.

Pihaknya hanya mendapat surat bahwa dokter Tajri dalam pengawasan pengobatan dari dokter.

Hanya saja, Herianto meminta awak media untuk mengkroscek kembali ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas perihal status kepegawaiannya. 

"Masih pegawai sini. Untuk pendapatan masih dapat, tapi tidak utuh. Hanya mendapat gaji pokok saja. Saat ini posisinya masih staff biasa," ungkapnya. 

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved