TribunBatam/

BATAM TERKINI

Anak Penderita Kanker Tulang : Saya Mau Sekolah Pak Gubernur, Saya Rindu Sekolah Pak Jokowi

Rizky yang seharusnya sedang belajar di sekolah seperti anak-anak pada umumnya, harus bekerja keras untuk menjaga dua orang adiknya.

Anak Penderita Kanker Tulang : Saya Mau Sekolah Pak Gubernur, Saya Rindu Sekolah Pak Jokowi
TRIBUN BATAM/EFENDI WARDOYO
Rizky 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sambil memakai seragam sekolah, Rizky Darusalam (10) anak ke-2 Ibu Rusmala Dewi yang saat ini dirawat di Puskesmas Batu Aji karena mengidap penyakit serius, rindu ingin pergi sekolah.

Ditemui Tribun di kediamannya yang beralamat di Kampung Pelanduk Rt. 03/Rw. 15, Kelurahan Tanjunguncang, Rizky yang saat itu sedang menjaga dua orang adiknya, mengatakan, dia sudah lama ingin belajar dan bermain bersama teman-temannya saat bersekolah dulu, namun karena keadaan orangtua dan ekonomi yang begitu memprihatinkan, dia dan kakaknya harus putus Sekolah.

"Bapak kerjanya tidak jelas, ibu sakit. Kemarin sejak pindah dari Medan, kata Bapak sekolah tidak bisa nerima kami untuk sekolah lagi. Saya jaga adik, kadang-kadang masak, nyuapin Ibu makan, cuci pakaian. Kami ingin sekolah Pak Jokowi," ujar Rizky, sambil mengusap air matanya. Selasa (10/10/2017).

Terlihat di kediamannya, Rizky yang seharusnya sedang belajar di sekolah seperti anak-anak pada umumnya, harus bekerja keras untuk menjaga dua orang adiknya dan harus membantu orangtuanya.

Baca: ALAMAK! Pura-pura Tawarkan Pijat, Ternyata Tempat di Nagoya Ini Diduga Sediakan Layanan Prostitusi

Baca: Ada Warga Kena Kanker Tak Bisa Berobat, Ini Kata Anggota Komisi IV DPRD Batam

Baca: BUTUH BANTUAN! Awalnya Lemas Biasa, Beginilah Kondisi Penderita Kanker Tulang di Tanjungucang

Baca: MEMILUKAN! Ibu Kena Kanker Tulang, Rizky Terpaksa Tinggalkan Bangku Sekolah

Setiap hari, sejak putus sekolah, Rizky bersama kakaknya Egy harus menyiapkan makanan, mengurus rumah, memasak, mencuci dan melayani kedua adiknya yang masih kecil.

Sementara itu kerinduannya akan sekolah sudah terlihat begitu tidak bisa disembunyikan. Meskipun harus putus sekolah, namun satu seragam seragam dan dua buku tulis serta satu pena masih terpampang dan tersusun di lantai rumah.

"Saya mau sekolah Pak Gubernur, Saya rindu sekolah Pak Jokowi," katanya, sambil sesekali melihat adik bungsunya yang lagi tidur pulas. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Rabu 11 Oktober 2017

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help