TribunBatam/

BATAM TERKINI

BUTUH BANTUAN! Awalnya Lemas Biasa, Beginilah Kondisi Penderita Kanker Tulang di Tanjungucang

Dewi mengatakan kakinya sudah mati rasa dan tidak bisa diinjakkan, kakinya hanya bisa digerakkan ke kiri dan dan ke kanan.

BUTUH BANTUAN! Awalnya Lemas Biasa, Beginilah Kondisi Penderita Kanker Tulang di Tanjungucang
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Kondisi Rusmala Dewi (42) sangat memprihatinkan. Tubuhnya kurus kering dan kedua kaki tidak bisa digerakkan. Ia hanya bisa terbaring sambil merasakan badannya yang lemah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kondisi Rusmala Dewi (42), seorang penderita kanker tulang yang tinggal di Tanjunguncang sungguh sangat memprihatinkan. Tubuhnya kurus kering. Kedua kakinya tidak bisa digerakkan. Ia hanya bisa terbaring sambil merasakan badannya yang lemah.

Dengan terbaring di tempat tidur dan kaki menjulur ke luar tempat tidur, Rusmala Dewi sesekali mengeluhkan kepalanya sakit. "Bersuara juga saya sudah lemas, kepala saya sakit terus," katanya.

Sambil mencoba menggerakkan kakinya, Dewi mengatakan kakinya sudah mati rasa dan tidak bisa diinjakkan, kakinya hanya bisa digerakkan ke kiri dan dan ke kanan. "Kaki saya ini hanya bisa digerakkan saja, kalau di injakkan sudah tidak bisa," katanya.

Untuk ke kamar mandi sendiri Dewi harus ngesot secara pelan-pelan. Sakit yang dialami Dewi sudah hampir lima bulan semenjak Lebaran.
"Awalnya sakitnya hanya sakit biasa, saya merasa lemas. Saat itu saya berobat ke Puskesmas Pancur, di sana saya sempat diinfus satu botol, dan rasanya mendingan," kata Dewi.

Baca: MEMILUKAN! Ibu Kena Kanker Tulang, Rizky Terpaksa Tinggalkan Bangku Sekolah

Baca: TERUNGKAP! Sy, Anak di Bawah Umur Baru Seminggu di Sintai. Ini Tugasnya

Baca: BREAKINGNEWS. Gerebek Sintai, Polisi Amankan 4 Wanita di Bawah Umur

Setelah selesai berobat dari Puskesmas Piayu, Dewi bersama suaminya kembali ke Tanjunguncang. "Semenjak berobat itu kesehatan saya terus menurun, badan saya semakin kurus sampai kaki saya tidak bisa diinjakkan, Saat ini kaki saya tidak punya daya lagi," kata Dewi.

Semenjak di di Tanjunguncang Dewi mengatakan dirinya tidak pernah berobat, karena posisi suaminya tidak bekerja. Mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan. Ditambah lagi, iuran BPJS sudah menunggak selama empat bulan.

Karena belum dibayarkannya iuran BPJS, Dewi tidak bisa berobat ke rumah sakit. "Mau gimana suami saya tidak bekerja, anak kami ada empat, jadi kami tidak punya uang," kata Dewi.

Saat ini Dewi masih terbaring di rumahnya tidak bisa dibawa ke rumah sakit karena tidak ada biaya. Keluarga ini sangat memerlukan bantuan untuk meringankan beban. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help