TribunBatam/

Isi Ulang e-Money Bank Mandiri Belakangan Susah? Ternyata Ini Penyebabnya

PT Bank Mandiri Tbk berkomentar mengenai susahnya melakukan isi ulang atau top up uang elektronik e-money di beberapa tempat.

Isi Ulang e-Money Bank Mandiri Belakangan Susah? Ternyata Ini Penyebabnya
KONTAN
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk berkomentar mengenai susahnya melakukan isi ulang atau top up uang elektronik e-money di beberapa koridor TransJakarta beberapa minggu ini.

Masalah yang sering dijumpai ketika top up adalah sistem sedang offline.

Rico Usthavia Frans, Direktur Perbankan Digital dan Teknologi Bank Mandiri menjelaskan, terganggunya isi ulang e-money disebabkan karena dana talangan yang habis.

"Dalam e-money bank harus menyediakan dana talangan yang karena laris sering habis," kata Rico kepada KONTAN, Selasa (10/10/2017).

Baca: Lowongan Kerja di Batam - Anda Sedang Mencari Pekerjaan? Silakan Cek di Sini

Baca: Ribut dan Paksa Tukang parkir Bersujud, Ini Reaksi Dokter Saraf Setelah Ditangkap Polisi

Baca: Ditjen Pajak Buka Suara Alasan 81 WNI Tarik Uang Rp 19 Triliun

Dana talangan ini merupakan dana yang harus disediakan bank untuk menjamin isi ulang bisa dilakukan. Rico bilang jika dana ini habis maka nasabah tidak bisa melakukan isi ulang.

Dana talangan ini sering habis karena banyaknya nasabah sering melakukan isi ulang. Terkait ini bank memastikan akan mengecek dan memastikan satu dua hari lagi akan lancar.

Rico menyarankan, bagi nasabah Bank Mandiri yang ingin melakukan top up, maka bisa menggunakan Mandiri Online. Hal ini dimungkinkan dengan fitur NFC yang ada pada handphone. (*)

*Berita ini juga tayang di Kontan dengan judul : Ini penyebab top up e-money Bank Mandiri gagal

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help