Lahan Warga Anambas Jadi Incaran Investor, Kadin Sarankan Jangan Buru-buru Jual. Ini Alasannya!

Lahan Warga Anambas Jadi Incaran Investor, Kadin Sarankan Jangan Buru-buru Jual. Ini Alasannya!

Lahan Warga Anambas Jadi Incaran Investor, Kadin Sarankan Jangan Buru-buru Jual. Ini Alasannya!
news.kkp.go.id
Ilustrasi. Pulau terluar di Anambas, pulau Tokong Nanas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kepulauan Anambas meminta kepada pemilik lahan untuk menggunakan pola kerjasama terkait penggunaan lahan mereka.

Baca: Inilah 4 Artis Bersuami Tentara, Nomor 4 Menolak Tawaran Jadi Kepala Daerah!

Baca: Heboh Tusuk Konde Bu Tien Soeharto Jatuh! Inilah Ritual Anggota Paspampres Sebelum Menyentuhnya!

Baca: Terungkap! Inilah Prajurit Cakra Penyelamat Polisi Sukitman di Lubang Buaya. Kisahnya Menegangkan!

Baca: Inilah Tamu Istimewa di Pernikahan Bella-Emran, Mengejutkan Siapa Sebenarnya Gadis Cilik Ini!

Pihaknya juga mengimbau kepada pemilik lahan agar tidak terburu-buru dalam menjual lahannya kepada calon investor..

"Kami lebih menekankan kepada pemilik lahan untuk menerapkan pola kerjasama. Jadi, pemilik lahan tidak kehilangan asetnya begitu saja," ujar Ketua Kadin Kabupaten Kepulauan Anambas, Indrayana, Selasa (10/10/2017).

Pria yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas ini menambahkan, pola kerjasama yang diterapkan ‎oleh pemilik lahan baru akan dirasakan pada Jangka panjang, berbeda dengan penjualan lahan yang hasilnya dirasakan langsung.

Pemahaman kepada masyarakat yang memiliki lahan pun, diakuinya mutlak diperlukan agar masyarakat tidak terlena dengan menjual lahannya begitu saja, serta hanya menjadi penonton di kampung sendiri.

"Kami sebenarnya tidak mempermasalahkan, pemilik lahan untuk menjual lahannya. Kami tidak melarang. Hanya saja, sayang kalau lahan yang telah dibeli justru cenderung tidak dimanfaatkan. Malah proses pembeliannya lewat broker. Ini yang harus dipahami masyarakat," ungkapnya.

Tidak dipungkiri, potensi pariwisata di Anambas memang menjadi magnet tersendiri bagi sejumlah calon investor ‎untuk membuka industri pariwisata.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat memahami serta dapat berpikir jernih sebelum menjual lahan miliknya. Pola kerjasama dengan calon investor ini pun, sebelumnya disampaikan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris.

Dalam sebuah kesempatan terkait pengembangan pariwisata, pola kerjasama menurutnya menjadi pola yang bisa dipilih antara pemilik lahan dengan calon investor.

Ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati keuntungan secara berkelanjutan. "Saya mengimbau demikian. Sehingga, masyarakat bisa menikmati dan asetnya tidak seluruhnya terjual," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help