TribunBatam/

BATAM TERKINI

MEMILUKAN! Ibu Kena Kanker Tulang, Rizky Terpaksa Tinggalkan Bangku Sekolah

Sudah lima bulan ini, Rusmala Dewi (42) terbaring lemas. Ia tidak bisa lagi menjalankan aktivitas sebagaimana mestinya.

MEMILUKAN! Ibu Kena Kanker Tulang, Rizky Terpaksa Tinggalkan Bangku Sekolah
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Kondisi Rusmala Dewi (42) sangat memprihatinkan. Tubuhnya kurus kering dan kedua kaki tidak bisa digerakkan. Ia hanya bisa terbaring sambil merasakan badannya yang lemah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sudah lima bulan ini, Rusmala Dewi (42) terbaring lemas. Ia tidak bisa lagi menjalankan aktivitas sebagaimana mestinya. Belum diketahui apa penyakit yang dideritanyanya. Namun terakhir dirinya berobat di Puskesmas Pancur, infonya dirinya mengidap penyakit kanker tulang.

Ibu empat anak ini saat ini tinggal di sebuah rumah di kampung Planduk Rt 03/Rw 15, kelurahan Tanjunguncang Kecamatan Batuaji. Dan karena keterbatasan tersebut, akhirnya Rizky (11), putra sulung Rusmala Dewi mengambil alih peran sang ibu untuk merawat ketiga adiknya Egi (10), Irji (6), dan Asifa (2). Rizky juga membantu memasak nasi goreng untuk makan ibu dan adek-adeknya.

“Masak untuk mama dan adek. Mama tidak bisa memasak, bapak pergi kerja jadi saya yang harus masak untuk adik-adik saya,” ujar Rizky sembari memasak nasi goreng di rumahnya, Senin (29/10/2017).

Semenjak ayahnya bekerja dua minggu yang lalu, Rizky harus merawat ibu dan adik-adiknya. Ia menggantikan peran ibundanya dan terpaksa berhenti sekolah.

"Bapak pagi-pagi sudah berangkat kerja kalaupun dia masak itu untuk kami makan pagi. Kalau siang hari kami harus masak lagi," katanya.

Rizky, yang seharusnya masih duduk di kelas lima sekolah dasar itu, tidak bisa sekolah karena surat pindah dari sekolahnya di Medan tidak ada untuk syarat masuk sekolah di Batam.

Sembari sesekali merasakan nasi yang digorengnya, Rizky mengatakan dirinya bersama adeknya Egi (10), dulu sekolah di SDN 07 Tanjunguncang. Ia menceritakan pindah dari Batam saat kelas empat berbarengan untuk mengobati sang ibu.

Baca: Ingin Batam Bebas Banjir, Pemko Bakal Bangun Ribuan Kilometer Drainase. Sekarang Sampai Tahap Ini

Baca: TERUNGKAP! Sy, Anak di Bawah Umur Baru Seminggu di Sintai. Ini Tugasnya

Baca: BREAKINGNEWS. Gerebek Sintai, Polisi Amankan 4 Wanita di Bawah Umur

Rizky dan adiknya pun sudah sekolah di kampung. Namun karena kesehatan ibunya tak kunjung membaik, keluarga itu akhirnya kembali ke Batam. “Setelah naik kelas kami pindah lagi ke Batam, tetapi kami tidak diterima lagi di sekolah asal kami,"kata Rizky.

Sementara Irji (6) dan Asifa (2), terlihat seperti tidak punya masalah. Mereka asyik bermain di tempat tidur ibunya. Dengan permainan yang mereka miliki, Irji dan Asifa sesekali saling berebut.

Sesekali mereka melihat ibunya yang merengek kesakitan, Sementara Egi menemani kedua adiknya yang sedang asyik bermain di tempat tidur orangtua mereka.
Nasib Egi juga tidak jauh berbeda dengan abangnya. Ia yang seharusnya duduk di bangku kelas tiga itu harus membantu abangnya untuk mengurus adik-adiknya, saat abangnya memasak makanan bagi mereka.

Tidak banyak yang bisa diperbuat untuk memulihkan kesehatan Dewi. Jangankan berobat ke rumah sakit, kondisi ekonomi mereka tak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Dewi juga tidak mampu lagi membayar iuran BPJS Kesehatan sehingga ia tidak bisa menggunakan kartu jaminan kesehatan itu. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help