HEADLINE TRIBUN BATAM

Dulu Sering Dapat Ranking, Sejak Ibunya Sakit Rizky Harus Putus Sekolah

Rupanya Rizky dan Egi tergolong anak yang pintar. Saat duduk di SDN 007 Batuaji, keduanya selalu mendapatkan ranking.

Dulu Sering Dapat Ranking, Sejak Ibunya Sakit Rizky Harus Putus Sekolah
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Rizky merawat adik-adik di rumah dan Egi merawat ibunda tercinta di Puskesmas Batuaji Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM BATAM - Tetes demi tetes air mata membasahi wajah Rizky Darussalam (10). Ia tidak dapat membendung keinginan untuk kembali sekolah dan bermain dengan teman-teman seusianya.

Sesekali ia mengusap air matanya. Rizky dan adiknya Egi tidak mampu lagi melanjutkan sekolah. Selain tidak ada biaya, ia harus merawat ibunya, Rusmala Dewi yang sedang sakit. Rizky juga harus membantu merawat adik-adiknya.

"Saya mau sekolah Pak Gubernur. Saya rindu sekolah Pak Jokowi," kata Rizky ketika ditemui di rumahnya, Kampung Pelanduk Rt. 03/Rw. 15, Kelurahan Tanjunguncang, Selasa (10/10/2017).

Rupanya Rizky dan Egi tergolong anak yang pintar. Saat duduk di SDN 007 Batuaji, keduanya selalu mendapatkan ranking.

Baca: 4 Hari Lagi! Fun Walk Tribun Batam-Luwak White Koffie Berhadiah Rumah. Diramaikan Netral

Baca: MEMILUKAN! Ibu Kena Kanker Tulang, Rizky Terpaksa Tinggalkan Bangku Sekolah

Baca: INILAH RIZKY DAN EGI! Bocah Pintar yang Korbankan Sekolah Demi Merawat Ibu Kanker dan Adik-adik

"Anak ini memang dulu pintar selalu dapat ranking. Tetapi gimanalah mereka pindah ke kampung sekarang balik lagi," kata Kepala sekolah SDN 007 Batuaji, Lela Apriani.

Pagi itu, saat teman-teman seusianya mengenyam pendidikan di sekolah, Rizky berada di rumah. Ia menjaga adik-adiknya, sementara sang ayah Boyke Darussalam sedang bekerja.

Rizky yang saat itu sedang menjaga dua orang adiknya, mengatakan, dia sudah lama ingin belajar dan bermain bersama teman-temannya saat bersekolah dulu.

Namun karena keadaan orangtua dan ekonomi yang begitu memprihatinkan, dia dan kakaknya harus putus sekolah.

"Bapak kerjanya tidak jelas, ibu sakit. Kemarin sejak pindah dari Medan, kata bapak sekolah tidak bisa nerima kami lagi. Saya jaga adik, kadang-kadang masak, nyuapin ibu makan, cuci pakaian. Kami ingin sekolah Pak Jokowi," ujar Rizky.

Setiap hari sejak putus sekolah, Rizky bersama adiknya Egi harus menyiapkan makanan, mengurus rumah, memasak, mencuci. Mereka juga harus melayani kedua adiknya yang masih kecil.

Ia berusaha mengingat masa-masa saat sekolah. Rizky kemudian mengambil baju seragam SD dan mengenakannya.

Meskipun harus putus sekolah, namun satu seragam seragam dan dua buku tulis serta satu pena masih terpampang dan tersusun di lantai rumah. (ian/egw)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help