Kasus Mantan Pejabat BPN Batam, Kejati Pastikan Tolak Berkas Penyidik Polda Kepri. Ini Alasannya!

Kasus Mantan Pejabat BPN Batam, Kejati Pastikan Tolak Berkas Penyidik Polda Kepri. Ini Alasannya!

Kasus Mantan Pejabat BPN Batam, Kejati Pastikan Tolak Berkas Penyidik Polda Kepri. Ini Alasannya!
Surya/BPN
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Dugaan Kasus Korupsi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam dipastikan tidak akan dilanjutkan ke dalam proses hukum penyidikanya oleh Kejati Kepri.

Baca: Heboh Kasus Eks Pejabat BPN Batam! Jaksa-Polda Beda Tafsir? Ini Jawaban Polda Kepri!

Baca: Ikut Berbelasungkawa! Kabar Duka Datang dari Sule. IG-nya Banjir Ucapan Duka, Ini Detailnya!

Baca: Heboh! Kabarnya Nikah Siri dengan Tukul Arwana, Mengejutkan Kabar Meggie Diaz-Tukul Sekarang!

Baca: Menyayat Hati! Putus Sekolah demi Rawat Ibu Sakit Kanker! Rizky: Saya Rindu Sekolah Pak Jokowi!

Baca: Terungkap! Inilah Prajurit Cakra Penyelamat Polisi Sukitman di Lubang Buaya. Kisahnya Menegangkan!

Hal itu masih dengan pendapat Kejati sebelumnya yang menyatakan bahwa kasus itu bukanlah pidana korupsi.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepri Asri Agung Putra SH MH menuturkan telah mengembalikan berkas penyidikan ke Polda Kepri. Pihaknya telah menyampaikan pendapat finalnya soal kasus tersebut.

Yakni masih dengan pendapat sebelumnya bahwa kasus tersebut masuk dalam ketentuan pajak dan Retribusi daerah seperti diatur dalam undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang Retribusi dan pajak daerah.

"Kita sudah sampaikan hasil pendapat final kita. Baik secara lisan dan tertulis juga sudah kita sampaikan ke KPK juga. Kalau perkara itu masuk dalam ketentuan pajak dan retribusi daerah ada ketentuan penangananya yang lebih spesifik. Dan itu yang namanya teori Lex Sepesialis Sistematis," kata Wakajati ditemui di Kejati Kepri, Rabu (11/10/2017).

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved