TribunBatam/

Bupati Rafiq Minta Kado Ultah Pemkab Karimun, Ini Jawaban Gubernur Nurdin: Granit!

Bupati Rafiq Minta Kado Ultah Pemkab Karimun, Ini Jawaban Gubernur Nurdin: Granit!

Bupati Rafiq Minta Kado Ultah Pemkab Karimun, Ini Jawaban Gubernur Nurdin: Granit!
Humas Pemprov Kepri
Ilustrasi. Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengikuti Salat tarwih pertama di Pulau Penyengat, Jumat 26/5/2017) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku memiliki sejumlah agenda untuk mendongrak Penghasilan Asli Daerah (PAD).

Baca: Ultah ke-18 Pemkab Karimun, Bupati Rafiq Blak-blakan Minta Kado Ini ke Gubernur Kepri!

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh Maling Sakti di Tanjungpinang! Ngilang Saat Dikerumuni dan Dihajar Warga!

Baca: Jawaban ke Pak Bupati? Ekonomi Melambat, Gubernur Kepri Minta Bupati-Walikota Kreatif!

Baca: Heboh! Kabarnya Nikah Siri dengan Tukul Arwana, Mengejutkan Kabar Meggie Diaz-Tukul Sekarang!

Baca: Heboh Maling Sakti di Tanjungpinang! Kebal Pukulan, Begini Ciri-ciri Fisik Malingnya saat Kejadian!

Baca: Terungkap! Inilah Prajurit Cakra Penyelamat Polisi Sukitman di Lubang Buaya. Kisahnya Menegangkan!

Nurdin menyebut saat ini pihaknya tengah menggesa untuk mengalihkan kontrak kerja usaha di bidang pertambangan ke izin Usaha Pertambangan (IUP) Daerah Kepri.

Dengan IUP Daerah tersebut, kabupaten dan kota yang memiliki izin wilayah pertambangan dapat menikmati langsung dari setiap proses produksi perusahaan tambang di daerahnya tanpa harus menunggu bagi hasil dari pemerintah pusat.

"Termasuk usaha tambang granit, uangnya bisa langsung masuk ke daerah tidak lagi ke pusat. Nanti uangnya bisa digunakan untuk pembangunan.

Pak Rafiq (Bupati Karimun Aunur Rafiq) nanti bisa bangun jembatan pakai uang sendiri, tak payah minta lagi ke gubernur," kata Nurdin berseloroh di Karimun, Kamis (12/10/2017).

Selain itu, Nurdin juga mengatakan pihaknya juga tengah mengejar retribusi labuh jangkar di perairan Kepri. Ia berharap semoga secepatnya terbit Peraturan Pemerintah (PP) perihal retribusi labuh jangkar tersebut.

"Kita juga lagi merancang Undang-undang Khusus Provinsi Kepulauan Riau dalam hal bagi hasil," kata Nurdin. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help