TribunBatam/

Sejak 2015, KPK Baru Bisa Kembalikan Uang Negara Rp 1,9 Triliun. INi Sebabnya

Proses pengembalian aset membutuhkan waktu cukup panjang lantaran mesti menunggu proses persidangan.

Sejak 2015, KPK Baru Bisa Kembalikan Uang Negara Rp 1,9 Triliun. INi Sebabnya
KONTAN

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama kurun waktu tahun 2005 hingga Juni 2017, KPK baru bisa mengembalikan duit korupsi sebanyak Rp 1,917 triliun.

Hal itu diungkapkan Plt Unit Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK (Labuksi) Irene Putri.

"Hingga bulan Juni 2017 kemarin total asset recovery adalah Rp 1,917 triliun," kata Irene di Gedung Merah Putih KPK. Ia merinci, duit tersebut didapat dari vonis denda, uang pengganti maupun rampasan.

Dari denda nilainya Rp 66,3 miliar, uang pengganti Rp 908,724 miliar, sementara dari rampasan KPK memperoleh Rp 942,478 miliar.

Baca: Dicabuli Sejak Kelas IV SD, Siswa SMA Ini Akhirnya Laporkan Ayah Kandungnya. Ini Pemicunya

Baca: Belasan Kambing di Tepus Mati Mendadak dengan Luka Gigitan Hewan Misterius

Baca: TERUNGKAP! Inilah 13 Curhatan Bripda Azan Fikri Lewat Facebook sebelum Nekat Bunuh Diri

Baca: TERUNGKAP! Hacker Korea Utara Bobol Rencana Perang Amerika Serikat

Irene menceritakan pula proses pengembalian aset membutuhkan waktu cukup panjang lantaran mesti menunggu proses persidangan.

Ia pun mencontohkan ada aset yang diperoleh dari kasus di Singapura. "Misalnya kasus pengadaan TEL (tetraethyllead) dari Inospec. Dari situ didapat uang US$ 190.000 yang merupakan nilai suap," tambahnya. (*)

*Berita ini juga tayang di Kontan.co.id dengan judul : KPK baru dapat Rp 1,9 triliun dari koruptor

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help