TribunBatam/

Warga Blora Sebut Malam Saat Polisi Tembak 2 Rekannya Lalu Bunuh Diri Itu: Sangat Mencekam

Warga Blora mengaku terkejut sekaligus merinding mendengar bunyi bising bak suara petasan dari letusan yang berkali-kali

Warga Blora Sebut Malam Saat Polisi Tembak 2 Rekannya Lalu Bunuh Diri Itu: Sangat Mencekam
KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto
Suasana usai penembakan di sekitar lokasi pengeboran minyak di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Blora, Jateng, Selasa (10/10/2017) malam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BLORA - Malam itu adalah momen yang mencekam sekaligus tak terlupakan bagi warga sekitar lokasi pengeboran sumur minyak Blok Trembul, di Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.

Warga terkejut sekaligus merinding mendengar bunyi bising bak suara petasan yang meletus berkali-kali. Bahkan saat itu beberapa detik langit yang semula gelap berubah warna menjadi terang.

"Bunyinya seperti petasan tapi diberondong. Tiga kali kami mendengar suara gaduh itu sehabis maghrib?

Pertama dor dor dor dor, lalu beberapa saat suara itu dipercepat seperti rentetan tembakan yang dibarengi nyala seperti kembang api di langit. Setelah itu 3 menit kemudian ada bunyi lagi dor dor dor dor," kata Ikroji (50), warga Desa Karangtengah, saat ditemui KOMPAS.com, Rabu (11/10/2017).

Baca: 3 Polisi Brimob Tewas dengan Luka Tembak di Blora. Warga Hanya Dengar Suara Tembakan

Baca: Usai Tembak 2 Rekan, Anggota Brimob Ini Bunuh Diri. Polda Jateng : Seperti Itulah Kronologinya

Baca: Ini Dia Identitas Tiga Polisi Brimob yang Tewas dengan Luka Tembak di Blora

Menurut Ikroji, sejumlah warga yang berani lantas mendekat ke sumber suara yang diyakini berada di lokasi pengeboran sumur minyak setempat.

Hanya saja, saat itu warga yang berupaya masuk untuk memastikan tidak diperbolehkan masuk oleh petugas yang berjaga.

"Suasana mencekam. Sejumlah warga yang takut berjaga di rumah. Mereka takut ada peluru nyasar. Kami yang penasaran mendatangi lokasi, namun tidak diperbolehkan.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help