No Bra Day Diwarnai Perdebatan, Jangan Ngeres, Ini Tujuan Sebenarnya

Hari Tanpa Bra dimaknai secara berbeda karena penonjolannya pada bagian tubuh tertentu

No Bra Day Diwarnai Perdebatan, Jangan Ngeres, Ini Tujuan Sebenarnya
metro.us
Ilustrasi Hari Tanpa Bra 

Sebenarnya, tujuan Hari Tanpa Bra ini mempunyai maksud baik mengampanyekan pencegahan dini kanker payudara bagi para wanita.

Dilansir dari Tribunjogja.com, Jumat (13/10/2017), hari tanpa bra ini sebenarnya dirayakan untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara.

Melalui No Bra Day pada wanita diajak tidak memakai bra selama satu hari saja demi mendukung dan memberikan semangat kepada para penderita kanker payudara di seluruh dunia.

Dulu bra digunakan sebagai pelindung payudara di musim dingin.

Seiring bergulirnya waktu, fungsi bra berevolusi menjadi penunjang penampilan wanita agar nyaman dan aman selama beraktivitas.

Baca: Siswa Tewas, Polisi Minta Guru SD Harapan Utama Tak Takut: Kapolsek: Ini Musibah

Maka, Hari Tanpa Bra ini dipakai sebagai pengingat pentingnya mendeteksi gejala kanker payudara.

Bahkan, dilansir dari Timesnownews.com, Jumat (13/10/2017), studi baru-baru ini menyebut kanker payudara berpotensi untuk membunuh 76.000 wanita pada 2020 nanti.

Memang, bagaimanapun Hari Tanpa Bra menjadi euforia yang dapat diartikan berbeda oleh sebagian orang.

Sebabnya, menurut penulis buku Christina Cauterucci, Hari Tanpa Bra ini justru lebih menonjolkan payudara semata.

"Ini menjadi masalah ketika pembicaraan hanya menyelamatkan payudara daripada menyelamatkan wanita itu sendiri," kata penulis buku Christina Cauterucci, dilansir dari Bustle.com, Jumat (13/10/2017).

(Tribunnews/Efrem Limsan Siregar)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Efrem Limsan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help