TribunBatam/

BATAM TERKINI

Kerap Dituding Sebabkan Turunnya Ekonomi Batam, Begini Isi Curhatan Kepala BP Batam

Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro menyampaikan uneg-uneg terkait kesan 7 pimpinan BP Batam yang dikaitkan dengan menurunnya ekonomi Batam.

Kerap Dituding Sebabkan Turunnya Ekonomi Batam, Begini Isi Curhatan Kepala BP Batam
tribunnews Video/Hadi Maulana
Kepala BP Batam Hatanto Reksodiputro memberi keterangan usai menggelar Kofrensi Pers. Tribun/Lana 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebelum pemaparan dari Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Sri Adiningsih, Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro telah lebih dahulu menyampaikan presentasinya terhadap perkembangan Batam.

Dikatakan, selama menjabat kurang lebih 1,5 tahun, pihaknya telah berupaya melakukan pembenahan di berbagai bidang. Terutama di bidang lahan, bandara dan lainnya.

Sayang hal itu kesannya seperti tak dianggap. Keberadaan tujuh pimpinan BP Batam, malah dikait-kaitkan dengan kondisi menurunnya Batam hari ini.

Hatanto mengatakan, sejak 2013 lalu, PDRB Batam memang sudah menurun. Di mana sektor pengolahan industri sebagai penopang utamanya. Adapun banyaknya perusahaan hengkang saat ini, dikatakan keputusan untuk menutup perusahaan itu tidak bersifat tiba-tiba. Hal itu juga sudah terjadi sebelum kepemimpinannya.

"Keputusan untuk menutup perusahaan itu merupakan keputusan yang luar biasa. Minimal satu tahun waktunya. Jadi tak ujug-ujug," kata Hatanto.

Terhadap persoalan di Batam, dikatakan 50 persen tujuan ekspornya masih bergantung pada Singapura. Tak ayal lagi jika ekonomi Singapura turun, juga berimbas pada perekonomian Batam.

Begitupun dengan pelabuhan barangnya di Batuampar, sekian tahun tak memiliki giant crane. Dengan alat yang ada 1 jam hanya bisa mengangkut enam kontainer.

Sementara jika dibandingkan Singapura, dalam 1 jam sudah bisa mengangkut puluhan kontainer.

Baca: WAH, Lion Air Bakal Layani Direct Flight Batam-Jeddah

Baca: Cabuli Anak-anak Sejak 2015, Aksi Pedofilia Asal Singapura Ini Terbongkar Berkat Pesan Facebook

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help