TribunBatam/

Tewas Tertimpa Tiang Gawang

Meski Sempat Turuti Permintaan Terakhir sang Anak, Ibu Kendrick Masih Terlihat Syok

Yenmia terlihat menangis di samping jenazah anaknya yang telah terbujur kaku di dalam peti di Rumah Duka Batu Batam

Meski Sempat Turuti Permintaan Terakhir sang Anak, Ibu Kendrick Masih Terlihat Syok
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Suasana rumah duka di Batu, Batam tempat disemayamkannya jenazah Kendrick, Jumat (13/10/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Yenmia, ibunda dari Kendrick Grant Hans (8), siswa SD Sekolah Harapan Utama yang meninggal di sekolahnya belum bersedia memberikan komentarnya pada media.

Wanita tersebut masih terlihat sangat terpukul karena kehilangan putra bungsunya secara mendadak.

Yenmia terlihat menangis di samping jenazah anaknya yang telah terbujur kaku di dalam peti di Rumah Duka Batu Batam, Jumat (13/10/2017).

Terlebih jika teman anaknya yang datang dengan ibu mereka menangis saat datang ke rumah duka, Yenmia ikut larut dalam kesedihan. 

Baca: BIKIN SEDIH! Sebelum Meninggal, Ini Permintaan Terakhir Kendrick pada Orangtuanya

Baca: Tak Kuasa Tahan Sedih, Ini Permintaan Orangtua Kendrick ke Pihak Sekolah Harapan Utama

Baca: Bantah Sembunyikan Jatuhnya Kendrick, Begini Penjelasan Ketua Yayasan Sekolah Harapan Utama

Baca: Menurut Wali Kelas, Beginilah Detik-detik Jatuhnya Siswa Harapan Utama hingga Meninggal Dunia

Wanita itu menangis sambil memeluk ibu dari teman anaknya, hingga beberapa keluarga juga kembali menenangkan ibu dari Kendrick.

Sementara itu, Sopian, sang ayah mengaku merasakan hal aneh sehari sebelum musibah tersebut terjadi. Gelagat aneh tersebut diperlihatkan korban kepada sang ibu sebelum dia meninggal.

"Dia bilang habiskan aja tabunganya. Untuk main timezone dan traktir kami semua," sebut Sopian mengenang kembali hari-hari terakhir bersama sang anak tercintanya.

Untung saja, semua permintaan Kendrick sempat dikabulkan oleh kedua orangtuanya. Mereka pergi makan dan main game sesuai permintaan Kendrick.

"Dia anak yang ceria. Selalu tertawa di rumah. Dia semangat hidup saya. Begitu juga dengan kakaknya. Mereka ini adalah anak-anak kesayangan saya," sebutnya sambil terisak-isak.

Namun, Sopian mengaku, apapun yang terjadi dengan anaknya saat ini, menurutnya itu semua adalah kehendak Tuhan. Makanya, Sopian mengaku ikhlas dan mencoba untuk tetap tegar.

"Saya sudah ikhlas. Dia adalah anak hebat dan saya sangat sayang dengan dia," tegasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help