TribunBatam/

BATAM TERKINI

WOW, Miliki Kapasitas Crane 30 Ton, Simak Kelebihan Kapal Navigasi Kemenhub Buatan Batam Ini

Satu dari lima unit kapal Kenavigasian pesanan Kementerian Perhubungan RI yang dikerjakan oleh PT Palindo Marine, Batam selesai dikerjakan.

WOW, Miliki Kapasitas Crane 30 Ton, Simak Kelebihan Kapal Navigasi Kemenhub Buatan Batam Ini
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Kapal Negara (KN) Yefyus, satu dari lima unit kapal Kenavigasian pesanan Kementrian Perhubungan RI melalui Ditjen Kenavigasian yang dikerjakan oleh PT Palindo Marine, Batam selesai dikerjakan. Kapal tersebut sudah diluncurkan, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 16.00WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satu dari lima unit kapal Kenavigasian pesanan Kementerian Perhubungan RI melalui Ditjen Kenavigasian yang dikerjakan oleh PT Palindo Marine, Batam selesai dikerjakan.

Pengerjaan Kapal Kenavigasian yang dikerjakan oleh PT Palindo Marine, jauh lebih cepat dibanding target hari kerja yang diberikan oleh pihak Kementerian Perhubungan, dimana sesuai kontrak pengerjaan kaal pertama baru habis akhir Oktober 2017 yang akan datang.

Lima kapal kenavigasian penasan kementerian perhubungan RI yang dikerjakan oleh PT Palindo Marine yakni, Kapal Negara (KN) Yefyus yang sudah diluncurkan, Kamis (12/10/2017) sekitar ukul 16.00WIB, KN Edam, KN Miangas, KN Berhala dan KN Rupat.

Direktur Kenavigasian Ir I Nyoman Sukayadnya menuturkan, peluncuran KN Yefyus itu merupakan tindak lanjut penandatangan kontrak pembangunan Kapal kelas I Kenavigasian tahap II Paket A tahun 2017.

Kapal kenavigasian yang diproduksi di Batam tersebut nantinya akan ditempatkan di Distrik di mana KN Yefyus akan ditempatkan di Sorong, KN Edam, akan ditempatkan di Tanjungpriok, KN Miangas, akan ditempatkan di Selat Bitung, KN Berhala akan ditempatkan di Belawan dan KN Rupat akan ditempatkan di Dumai.

Baca: NGERI! Sudah Tiga Kali Cabuli Bocah, Pria Ini Cuma Disuruh Tandatangan Surat Pernyataan

Baca: Kerap Dituding Sebabkan Turunnya Ekonomi Batam, Begini Isi Curhatan Kepala BP Batam

Baca: WAH, Lion Air Bakal Layani Direct Flight Batam-Jeddah

"Kapal-kapal ini nantinya akan memperkuat kapal kenavigasian RI yang ada saat ini,"kata Nyoman.

Nyoman mengatakan, sampai saat ini Kapal Kenavigasian RI sebanyak 70 unit, namun yang 40 unit di antaranya sudah jauh dari layak.

"Ya....bisa dikatakan 40 unit itu tinggal di scrab, jadi kapal-kapal ini nantinya yang akan menggantikannya," kata Nyoman.

Dia mengatakan untuk tahun 2017 ini, Kementerian Perhubungan RI membangun sebanyak 17 unit kapal di mana sembilan kapal dikerjakan di Batam dan yang lainnya dikerjakan di luar Batam.

"Targetnya ke 17 unit kapal Kenavigasian kelas satu tersebut akan selesai dikerjakan pada akhir Desember 2017,"kata Nyoman.

Kapal kenavigasian yang dipesan oleh Ditjen Kenavigasian tahun ini tersebut memiliki spesifikasi panjang 60 meter dan lebar 15 meter.

Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan kenavigsian terbaru dengan mesin berkecepatan 15 knot.

"Keunggulan lain kapal ini memiliki kapasitas crane 30 ton. Kapal-kapal lama sebelumnya hanya 12 ton. Ini kapal baja jadi kecepatan 15 knot," terang I Nyoman.  (*)


*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Sabtu 14 Oktober 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help