Gagal Lolos CPNS, Ternyata Dimas Sudah Berencana Bunuh Diri. Dia Bilang Ini pada Orangtuanya

Dimas Kirana Mulya sempat bekerja sebagai guru honorer di SDN 2 Muncul, dengan gaji kurang lebih Rp 1 juta per bulan.

Gagal Lolos CPNS, Ternyata Dimas Sudah Berencana Bunuh Diri. Dia Bilang Ini pada Orangtuanya
WARTAKOTA
Diduga depresi CPNS bunuh diri di Apartemen Parkland, Serpong, Jumat (13/10/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolsek Serpong Kompol Deddy Kurniawan mengungkapkan, sebelum nekat melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari atas gedung apartemen, Dimas Kirana Mulya (31) ternyata pernah bilang tidak kuat lagi untuk hidup.

"Korban pernah bilang kepada orangtuanya, 'Suatu saat saya ingin bunuh diri karena tidak kuat lagi dengan kehidupan ini'," kata Deddy kepada wartakotalive.com, Jumat (13/10/2017).

Dimas Kirana Mulya sempat bekerja sebagai guru honorer di SDN 2 Muncul, dengan gaji kurang lebih Rp 1 juta per bulan.

Demi mendapatkan penghasilan yang lebih baik, akhirnya korban mencoba tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, setelah mencoba beberapa kali, ia tidak berhasil.

"Korban juga sudah beberapa kali mencoba mendaftar sebagai CPNS namun gagal. Diduga korban mengalami depresi akibat tidak lulus akibat tes CPNS," ungkap Deddy.

Setelah mengalami kegagalan berkali-kali, korban terpuruk dan mengalami gangguan kejiwaan, sehingga sempat di rawat di Puskesmas Setu, Tangerang Selatan.

Baca: DUH! Diduga Depresi Gagal Lolos CPNS, Seorang Guru Honorer Nekat Bunuh Diri

Baca: Menurut Wali Kelas, Beginilah Detik-detik Jatuhnya Siswa Harapan Utama hingga Meninggal Dunia

Baca: BIKIN SEDIH! Sebelum Meninggal, Ini Permintaan Terakhir Kendrick pada Orangtuanya

"Korban melakukan rawat Jalan dan diberikan pengobatan terkait gangguan jiwanya. Dibuktikan dengan adanya obat dan resep dari dokter," ungkap Kapolsek.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved