TribunBatam/

BATAM TERKINI

Warga Pasang Badan saat Alat Berat Datangi Tanjunguma. Mereka Tagih Janji Hibah Lahan 4 Tahun Lalu

Ratusan warga Bukit Timur, Tanjung Uma, RT 5, 6 & 7 menolak kedatangan alat berat untuk membersihkan bekas penggusuran rumah di wilayah itu.

Warga Pasang Badan saat Alat Berat Datangi Tanjunguma. Mereka Tagih Janji Hibah Lahan 4 Tahun Lalu
TRIBUN BATAM/EFENDI WARDOYO
Ratusan warga Tanjunguma memasang badan menolak kedatangan alat berat yang akan membersihkan puing-puing sisa penggusuran tahun 2013 silam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ratusan warga Bukit Timur, Tanjung Uma, RT 5, 6 & 7 menolak kedatangan alat berat untuk membersihkan bekas penggusuran rumah di wilayah RT 7 yang telah lebih dulu digusur tahun 2013 lalu.

Mereka menuntut janji PT Cahaya Dinamika Harum Abadi untuk menghibahkan lahan seluas 2 hektare di wilayah RT 5, 6 & 7, kepada warga yang tinggal di wilayah tersebut.

Mereka tidak mengizinkan alat berat yang dikawal oleh pihak Kepolisian Polres Barelang masuk untuk membersihkan lahan.

Baca: MEMILUKAN! Usai Nyalakan Mobil, Pria Ini Kehilangan Semua Anggota Keluarganya Secara Tragis

Baca: EDAN! Seorang Pria Habisi Nyawa Istri dan Dua Anaknya. Diduga karena Masalah Ini

Baca: LIVE STREAMING - Persija VS Gresik United Akan Sajikan Pesta Gol? Saksikan Live Streamingnya di Sini

Baca: Selamat Ya! Setelah Menunggu 11 Tahun, Akhirnya Siti Nurhaliza Hamil Anak Pertama

"Lahan yang 2 hektare telah dijanjikan mulai tanggal 5 Juni 2013 lalu. Dan itu ada perjanjian hitam di atas putih, ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Cahaya Dinamika Harum Abadi," ujar Tomi tokoh masyarakat, yang juga bagian dari tim pertahanan lahan, di lokasi penertiban lahan.

Pihak Kepolisian dari Polresta Barelang, masih melakukan negoisasi terkait pembersihan lahan bersama warga Bukit Timur, Tanjung Uma, Batam.

"Kami tidak masalah kalau lahan yang 2 hektare dijanjikan oleh PT Cahaya Dinamika Harum Abadi sudah ada tersedia untuk kami. Silahkan masuk, bila perlu tertibkan semuanya. Kami tidak akan melawan," kata mereka saat negoisasi dengan pihak Kepolisian. (*)

Penulis: Efendi Wardoyo
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help