Kasus Asuransi BAJ, Benarkah Nasihan Kabur dari Penjemputan Paksa? Ini Jawaban Kejati Kepri!

Kasus Asuransi BAJ, Benarkah Nasihan Kabur dari Penjemputan Paksa? Ini Jawaban Kejati Kepri!

Kasus Asuransi BAJ, Benarkah Nasihan Kabur dari Penjemputan Paksa? Ini Jawaban Kejati Kepri!
tribunbatam/wahib waffa
Kajati Kepri Yunan Harjaka 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Tersangka Muhammad Nasihan dikabarkan kabur. Informasi yang didapat Tribun Batam, hingga kini Kejati masih terus mencari Muhammad Nasihan. Nasihan rencananya pun hari Senin (16/10/2017) dijemput jaksa untuk dilakukan penahanan.

Baca: Kasus Asuransi BAJ, Pengacara Nasihan Gugat Kejati Kepri. Aspidsus: Kami Tak Gentar!

Baca: Tak Penuhi Panggilan, Kejati Kepri Ancam Panggil Paksa Tersangka Kasus Asuransi BAJ

Baca: Heboh! Kisah Ojek Online Disewa Wanita Mata-matai Suaminya, Fakta Mengejutkan Terbongkar!

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh Maling Sakti di Tanjungpinang! Ngilang Saat Dikerumuni dan Dihajar Warga!

Baca: Inilah 4 Fakta Mengejutkan di Balik Meninggalnya Kiper Persela, Nomor 3 Bikin Penasaran!

Salah seorang sumber menyebutkan Nasihan hingga kini belum diketahui keberadaanya. Kejati berencana telah melakukan penahanan dengan menjemput ‎ paksa tersangka. Namun diketahui tersangka tidak ada di tempat tinggalnya di Jakarta.

"Bagaimana mau ditangkap. Orang posisinya saja belum terlacak. Belum diketahui dimana sekarang orangnya," ujar sumber Tribun di Kejaksaan Tinggi, Senin (16/10/2017).

Menurutnya, keberadaan tersangka Nasihan belum diketahui. Tim kejaksaan pun kini tengah melakukan pengejaran terhadap Nasihan. Ia memang diketahui tidak kooperatif selama proses penyelidikan hingga penyidikan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Yunan Harjaka membantah kaburnya terdakwa meski sebelumnya ia membenarkan akan dilakukan penjemputan paksa terhadap Nasihan. Yunan saat dikonfirmasi via whatsapp balik melontarkan pertanyaan.

"Kabur Gimana," kata Yunan.

Informasi segera dilakukan penahanan dan penjemputan paksa hingga akhirnya tim jaksa penjemput paksa belum dapat melakukan penangkapan. Ia menuturkan bahwa informasi yang didapat tidaklah benar.

"Tolong radarmu segera diperbaiki," kata Yunan.

Informasi yang diterima Tribun beberapa hari lalu dari sejumlah penyidik kasus tersebut, Nasihan akan dilakukan penjemputan Senin (16/10/2017). Namun hingga saat ini belum dilakukan penahanan.

Nasihan merupakan tersangka kasus penyertaan asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ). Ia ditetapkan tersangka atas tuduhan dugaan korupsi dana penyertaan dari anggaran APBD Pemko Batam senilai Rp 208 miliar dengan total kerugian sebanyak Rp 55 miliar. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved