Terungkap! Banyak Anak Terlibat Kejahatan Nongkrong di Warnet, Ini Kata Wali Kota Lis Darmansyah

Permasalahan tersebut pun ikut dibawa dalam rapat kepala daerah bersama semua unsur pimpinan lintas instansi dan kelembagaan di Tanjungpinang.

Terungkap! Banyak Anak Terlibat Kejahatan Nongkrong di Warnet, Ini Kata Wali Kota Lis Darmansyah
TRIBUNBATAM/AMINNUDIN
Anak-anak sekolah yang terjaring razia Satpol PP di warnet. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG- Banyaknya kasus anak bermasalah dengan hukum, mayoritas berhulu pada permainan warnet.

Seperti kasus pencurian motor oleh anak di bawah umur. Hasil dari pencurianya digunakan untuk bermain di warnet.

Begitu juga kasus-kasus pencurian yang telah dipersidangkan, kebanyakan anak menggunakan hasil kejahatanya untuk bermain di warnet.

Permasalahan tersebut pun ikut dibawa dalam rapat kepala daerah bersama semua unsur pimpinan lintas instansi dan kelembagaan di Tanjungpinang.

Baik itu Walikota Tanjungpinang, Kapolres, Kajari, TNI, kantor Bea dan Cukai‎ dan sejumlah instansi lainya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, hampir 300-an usaha warnet berkembang di Tanjungpinang.

Dari jumlah itu, hanya sekitar 100 warnet saja yang memiliki izin.

Pihaknya juga tak memungkiri banyak kasus kriminal anak yang orientasinya digunakan untuk bermain  warnet.

"Data kita Tanjungpinang Timur paling banyak masalah. Karena penduduknya di atas 100 ribu. Untuk jam malam kita sudah terus Razia. Jam 3 malam saya tangkap ya. Nanti orangtuanya datang malah bilang lebih 'bagus main warnet daripada keluyuran tak jelas'. Apalah seperti itu," kata Lis Darmansyah ditemui di Polres usai rapat, Rabu (18/10/2017).

Menurutnya, permasalahan operasi warnet di Tanjungpinang‎ terus dilakukan pembinaan, terutama mereka yang tidak memiliki izin usaha warnet.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help