Ngeri! Penyakit Malaria-Demam Berdarah Merajalela di Desa Nyamuk, Ini Curhat Pak Kades!

Ngeri! Penyakit Malaria-Demam Berdarah Merajalela di Desa Nyamuk, Ini Curhat Pak Kades!

Ngeri! Penyakit Malaria-Demam Berdarah Merajalela di Desa Nyamuk, Ini Curhat Pak Kades!
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
Kades Nyamuk Zurman 

TRIBUNBATAM.id, A‎NAMBAS-Penyakit malaria dan demam berdarah merajarela di Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur. Hal ini disampaikan Zurman Kepala Desa Nyamuk saat pengukuhan Kampung KB di Dusun Luap Kamis (19/10/2017).

Baca: Jadi Kampung KB, Pak Kades Nyamuk Bikin Ngakak Wabup Anambas. Ini Candaannya!

Baca: BREAKINGNEWS: Kasus Penggelapan Sabu Barang Bukti, Kejari Pinang Segera Tahan 6 Polisi Ini!

Baca: Heboh! Menyamar Jadi PSK, Kapolsek Cantik Ini Dapat Kenaikan Pangkat. Langsung Promosi Jabatan!

Baca: Mengejutkan! Begini Wajah Ketiga Anak Jokowi Waktu Kecil, Kahiyang Memang Cantik dari Kecil!

"Kebetulan ada Pak Wakil Bupati dan rombongan dari kabupaten. Kami ingin menyampaikan Pak, soal kesehatan. Besar harapan kami agar tenaga dokter dapat distandby-kan di sini," ujarnya.

Banyaknya warga yang terserang penyakit itu, bahkan ditangani langsung oleh Kades yang membawa warga yang terserang penyakit tersebut untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Palmatak.

"Saat Bapak ke Palmatak kemarin, sempat kita berjumpa. Saat itu, saya mengantar warga yang hendak dirujuk ke rumah sakit. Yang sudah mendapat perawatan inap saja sudah lima orang. Hari ini ada masuk lagi tiga orang," ungkapnya.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, wn Zuhendra pun, kemudian meminta kepada OPD terkait untuk segera merespons keluhan masyarakat itu.

Ia pun kemudian memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengumpulkan staff terkait untuk mengambil langkah cepat sebelum hal-hal tidak diinginkan terjadi.

"Tolong segera ambil tindakan. Setelah sampai di kabupaten nanti, coba dikumpulkan staf untuk segera diambil langkah. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mungkin seperti Kejadian Luar Biasa ‎(KLB)," ungkapnya.

Wan pun meminta Sekda Sahtiar untuk mencatat ketika ia menanyakan mengenai tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat di dusun itu.

Beberapa warga yang hadir pun, spontan mengatakan kalau tenaga kesehatan hanya terfokus di desa yang notabene merupakan ibukota kecamatan Siantan Timur.

"Catat Pak Sekda. Sesegera mungkin ambil langkah untuk menanggulangi hal ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help