BINTAN TERKINI

Ngaku Gaji Pas-pasan. Dua Pria Penjual Ganja Ini Dicokok Polres Bintan

"Pelaku ini ternyata punya rekan yang melakukan hal sama (jual ganja), berinisial F tapi tinggal di Tanjungpinang,"kata Kasat

Ngaku Gaji Pas-pasan. Dua Pria Penjual Ganja Ini Dicokok Polres Bintan
KOMPAS.com
ilustrasi ganja 

"Jadi pertama kami mengamankan pelaku A. Dari penyelidikan, A tak sendirian. Ada juga temannya yang berinisial F. Tapi F tinggal di Tanjungpinang,"kata Joko.

Polisi pun ke Tanjungpinang, mengintai F di area kediamannya. Tak lama F pun berhasil dicokok.

Penyergapan di rumah F tak sia sia. Polisi mendapati sisa paket siap edar bersama alat timbang.

Dari tangan A dan F, polisi menyita ganja seberat 68,50 gram yang dikemas dalam 32 paket siap edar.

AKP Joko mengatakan, kasus A dan F masih akan terus didalami. Pendalaman penyelidikan untuk mengungkap lebih jauh kemungkinan menjangkau pemasok atau bandar dari pelaku A dan F.

Polisi menggunakan Pasal 114 Ayat 1 dan Pasal 111 Ayat 1 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam menjerat pelaku A dan F. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan atau maksimal 20 tahun.

Masih terkait pengungkapan kasus ganja, pelaku A mengaku, sehari hari dia bekerja di koperasi simpan pinjam. Dia nekat jual ganja karena merasa gaji dia di koperasi kurang mencukupi.

Dari aksinya menjual ganja, A menyebutkan bisa meraup untung bersih Rp 300 ribu atau Rp 400 ribu untuk tiap paket yang ada

"Saya terpaksa jualan ganja karena gaji pasan,"kata A kepada polisi. (Min)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved