Mahasiswa USU yang Dikeroyok Oknum Satpam Masih Kritis di ICU, Motifnya Balas Dendam?

Aktivis mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan sejumlah alat yang diduga barang bukti pemukulan Nuel.

Mahasiswa USU yang Dikeroyok Oknum Satpam Masih Kritis di ICU, Motifnya Balas Dendam?
TRIBUN MEDAN
Mahasiswa berunjukrasa di depan Markas Satpam di Kampus USU, Jumat (21/10/2017). 

TRIBUNBATAM. id, MEDAN - Hingga saat ini, Imanuel Silaban alias Nuel, mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (USU) masih dalam kondisi kritis.

Ia menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Columbia Asia, Medan, sejak Jumat (20/10/2017) setelah menjadi korban penculikan, pengeroyokan dan penyiksaan sekelompok oknum satpam USU.

Pihak Rektorat mengatakan, kasus bermula dari penolakan mahasiswa terhadap renovasi gedung di kampus.

Hingga Jumat malam, Nuel masih dirawat di ICU RS Columbia Asia. Namun kondisi Nuel tidak dapat dipantau wartawan maupun teman-temannya. Pihak rumah sakit melarang Harian Tribun Medan/online Tribun-Medan.com menemui Nuel.

"Tidak bisa dilihat, karena ini bukan pasien kasus biasa," kata perawat yang mengenakan seragam medis lengkap.

Nuel diketahui menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum anggota satpam atau kampus USU pada Kamis (19/10/2017) larut malam.

Kejadiannya di lokasi kampus, sekitar pukul 23.00 WIB. Nuel seorang aktivis Gerakan Mahasiswa Prodemokrasi (Gema Prodem) USU. Ia kuliah masuk atau stambuk 2010.

Sejumlah mahasiswa, rekan korban mengatakan, Nuel diculik lalu disiksa menggunakan balok kayu, sebagian kayu terdapat paku menancap. Nuel dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jumat (20/10/2017) pagi.

Baca: Penyebab Kematian Belum Jelas, Simak 11 Fakta Terkait Kematian Firzha di Bandara SSK II Pekanbaru

Baca: Berani Coba? Challenge Terbaru Tutup Bagasi Mobil Ini. Dijamin Bikin Cowok Gagal Fokus

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help