ALAMAK. Manfaatkan Momen Pernikahan Kahiyang, Pria Ini Ngaku Paspampres. Lalu Lakukan Hal Ini

Tersangka mendatangi rumah makan di beberapa daerah di Solo Raya dan merekomendasikan bahwa makanannya tersebut layak disajikan

ALAMAK. Manfaatkan Momen Pernikahan Kahiyang, Pria Ini Ngaku Paspampres. Lalu Lakukan Hal Ini
TribunSolo.com/Labib Zamani
Tersangka Edi Prasojo (tengah) mengaku sebagai anggota Paspampres tertangkap Jajaran Satreskrim Polresta Solo, Senin (23/10/2017). 

TRIBUNBATAM.id, SOLO - Pria yang mengaku sebagai anggota Paspampres dengan tujuan menipu para pemilik rumah makan di Wilayah Solo Raya ditangkap Jajaran Satreskrim Polresta Solo.

Tersangka diketahui bernama Edi Prasojo (39) merupakan warga Mrican, Purwodadi, Margoyoso, Pati.

Tersangka tertangkap di Jakarta, Minggu (22/10/2017) pukul 19.00 WIB.

Penangkapan ini hasil kerja sama dengan Polres Metro Jakarta Barat.

Baca: 8 Orang di Indonesia Ini Punya Nama Satu Huruf. Ada Namanya Tanda Titik. Begini Kisah di Baliknya

Baca: BREAKINGNEWS. Polisi Tangkap Pencuri Spesial Mini Market. Siang Ini Diekspose

Kapolresta Solo, AKBP Ribut Hari Wibowo, mengatakan, tersangka memanfaatkan momentum pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menipu para korbannya.

Tersangka mendatangi rumah makan di beberapa daerah di Solo Raya dan merekomendasikan bahwa makanannya tersebut layak disajikan dalam pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu.

Tidak hanya sampai di situ, kata Kapolresta, tersangka mengumpulkan para pemilik rumah makan ke Hotel Novotel Solo.

Di hotel tersebut tersangka meminta korban mengumpulkan ponselnya dengan alasan untuk dipasangi Global Positioning System (GPS).

Setelah semuanya terkumpul tersangka pergi meninggalkan hotel.

"Tersangka kita tangkap setelah gambarnya yang terekam CCTV kita sebar di grup Resmob Nusantara," ungkap Kapolresta didampingi Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai dan Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi di Mapolresta Solo, Senin (23/10/2017).

Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka ada dua buah KTP, uang tunai Rp 3,6 juta, dua unit telepon genggam, topi dengan lambang burung garuda serta tulisan Paspampres, baju batik lengan panjang, celana hitam panjang, tas cangklong hitam dan 34 memori card (mmc).

Tersangka dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara.(*)

Berita ini sudah tayang di Tribun Solo dengan judul Tim Polresta Solo Tangkap Pria yang Pura-pura Pesan Makanan Mencatut Nama Paspampres Jokowi

Editor: nandrson
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved