TribunBatam/

Heboh! Pekerjaan Baru Lurah di Bintan: Pelototi Data Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Mandiri!

Heboh! Pekerjaan Baru Lurah di Bintan: Pelototi Data Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Mandiri!

Heboh! Pekerjaan Baru Lurah di Bintan: Pelototi Data Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Mandiri!
tribunbatam/aminnudin
Sejumlah staf kelurahan di Bintan memelototi data warganya yang menunggak iuran BPJS Kesehatan mandiri 

TRIBUNBATAM.ID, BINTAN-Sekitar 1.279 warga Kelurahan Kijang Kota terdata menunggak iuran wajib kepesertaan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Baca: Terungkap! Inilah Komentar Horjani di Medsos yang Bikin Soerya Respationo Meradang!

Baca: Ngeri! Postingan Remaja Pesta Malam di Pantai Hebohkan Netizen Bintan. Benarkah Anak Bintan?

Baca: BREAKINGNEWS: Dianggap Hina Keluarga Soerya Respationo di Medsos, Kader Nasdem Dilaporkan ke Polisi!

Baca: Polresta Barelang Bongkar Pembobol Indomaret, Mengejutkan Beginilah Modusnya Masuk Toko!

Mereka adalah peserta BPJS Kesehatan kategori mandiri atau program BPSJ yang diurus sendiri sesuai dengan kelas yang dipilih.

Selain di Kijang Kota, sejumlah peserta BPJS Kesehatan Mandiri juga dilaporkan menunggak iuran di Kelurahan Toapaya Asri Kecamatan Toapaya. "Di kami, ada 158 warga terdata menunggak,"kata Lurah Toapaya Asri, Arief Sumarsono, Senin (23/10/2017).

Problem data menunggak iuran ini membingungkan sejumlah lurah. Sebab data yang disodorkan BPJS tidak mencantumkan alamat para penunggak. "Kami kesulitan mau menghubungi warga yang disebutkan menunggak ini,

pasalnya alamat yang disodorkan tak tertera, minimal di RT atau RW berapa warga tersebut,"kata Arief.

Keberadaan sodoran data warga penunggak dari BPJS Kesehatan juga membingungkan. Pasalnya, ada semacam kesan memindahkan beban penagihan dari tugas yang seharusnya diemban BPJS menjadi tugasnya pemerintah setempat.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help