Heboh! Dua Hari Hujan Petir Terjang Kecamatan Gunung Kijang, Siang Mendadak Berkabut!

Heboh! Dua Hari Hujan Petir Terjang Kecamatan Gunung Kijang, Siang Mendadak Berkabut!

Heboh! Dua Hari Hujan Petir Terjang Kecamatan Gunung Kijang, Siang Mendadak Berkabut!
tribunbatam/aminnudin
Warga di Kampung Kawal Pantai memperbaiki atap rumah yang rusak akibat diterjang angin kuat yang melanda pukul 11.00 WIB, Selasa (24/10/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Sudah dua hari ini, angin kuat melanda wilayah Kecamatan Gunung Kijang. Cuaca berubah ubah dan kilatan petir kerap terlihat. "Angin benar benar kuat,"kata Ali, warga Kawal, Selasa (24/10/2017).

Baca: Panglima TNI Ditolak Amerika! Yusril Blak-blakan Pengalaman Serupa: Duit Visa Rp 60 Juta Menguap!

Baca: Mengejutkan! 4 Zodiak Ini Paling Gampang Berselingkuh, Anda Juga Termasuk Penggoda?

Baca: Ngeri! Postingan Remaja Pesta Malam di Pantai Hebohkan Netizen Bintan. Benarkah Anak Bintan?

Baca: Heboh! Siswi Berprestasi Ini Dijuluki Putri Tidur, Sudah 10 Hari Tidur Tanpa Bangun! Ini Kisahnya!

Baca: Terungkap! Inilah Kisah di Balik Misteri Angka Keramat 13, Sejarahnya Bikin Merinding!

Pada Senin (23/10/2017), satu unit rumah warga di Desa Teluk Bakau dilaporkan porak poranda setelah diterjang angin disertai petir.

Pemilik rumah atas nama Rosija (70) sedih karena rumah sederhana miliknya itu hancur.

Sehari pasca angin menghantam rumah Rosija, giliran rumah warga di Kampung Kawal Pantai yang diterjang pada Selasa siang, pukul 11.00 WIB. Di kampung itu, tiga unit rumah warga rusak setelah angin kuat sejak pagi mengamuk.

Salah satu warga yang atap rumahnya melayang menuturkan, angin yang muncul pada jam 11 siang sungguh mengerikan. "Bukan lagi disebut kuat itu, tapi lebih dari kata kuat anginya, kita sampai tepelanting tepelanting di dalam rumah,"kata Ria, pemilik rumah.

Angin yang datang disertai hujan deras. Ria menyebut, sangking lebatnya hujan, kawasan tempat dia tinggal sudah seperti dilanda asap dan kabut pekat. Mata bahkan tak bisa memandang pemdangan di luar."Sudah macam asap hujannya, kita sudah tak bisa liat apa apa,"katanya.

Selama hujan dan angin kuat melanda, atap rumah tak berhenti berbunyi karena diterpa angin.

Anakya yang masih kecil sampai nyaris tak sadar akibat ketakutan. "Bunyi bunyi, kami langsung angkat anak ini yang tidur,"kata Ria seraya menunjuk anaknya yang duduk di pangkuan.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help