Pembayaran Utang Bermasalah, Sita Mobil Sebagai Jaminan, Justru Ini yang Terjadi Kemudian

Mereka yang tidak dapat menjumpai pimpinan perusahaan kemudian menyita ratusan kunci duplikat rumah karyawan dan satu mobil Inova milik PT ADS.

Pembayaran Utang Bermasalah, Sita Mobil Sebagai Jaminan, Justru Ini yang Terjadi Kemudian
Polres Karimun menyita dua mobil sebagai barang bukti kasus perampasan dan pencurian, buntut dari utang-piutang di Karimun. 

Laporan Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang wanita asal Karimun berinisial Sp dan empat pria asal Kota Batam, masing-masing berinisial Bd, Ja, Ro, dan, St, terpaksa diamankan Satreskrim Polres Karimun.

Ke lima orang ini ditangkap karena melakukan tindak dugaan perampasan dua mobil operasional milik PT ADS.

Tindakan yang mereka lakukan tersebut berawal dari adanya kontrak kerjasama antara Sp dan Bd dengan PT ADS yang merupakan perusahaan subcon bidang perumahan karyawan PT Saipem Indonesia Karimun Branch di awal tahun 2017.

Sp sendiri mengurus laundry dan Bd mengurus katering para karyawan. 

Namun setelah delapan bulan bekerjasama, tepatnya hingga bulan Agustus, Sp dan Bd tidak menerima pembayaran dengan total mencapai Rp 550 juta. 

Karena tidak ada kejelasan perihal pembayaran, Sp dan Budi beserta tiga rekannya yang lain mendatangi kantor PT ADS di Kota Batam.

Mereka yang tidak dapat menjumpai pimpinan perusahaan kemudian menyita ratusan kunci duplikat rumah karyawan dan satu mobil Inova milik PT ADS.

Selanjutnya, pada Jumat (15/9/2017), Sp, Bd, beserta tiga rekannya yang lain kembali mendatangi PT ADS dan melakukan perampasan satu unit mobil Toyota Hilux.

Penyitaan tersebut mereka lakukan dengan alasan sebagai jaminan pembayaran utang PT ADS.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help