TribunBatam/

MOTION

Tiara Kusuma Kepri, Aktif Beri Pelatihan Kecantikan di Kepri

Tiara Kusuma merupakan wadah bagi asosiasi-asosiasi pekerja kecantikan yang ada di Kepri.

Tiara Kusuma Kepri, Aktif Beri Pelatihan Kecantikan di Kepri
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA

APA jadinya jika para profesional di bidang kecantikan bersatu? Pastinya seru dan menghasilkan sejumlah kreativitas baru dalam dunia kecantikan.

Itulah gambaran Komunitas Tiara Kusuma Kepri yang beranggotakan para ahli kecantikan, pengusaha salon, sekaligus distributor produk kecantikan.

Mereka bersama-sama membangun usaha kecantikan hingga menciptakan tren-tren kecantikan di Kepri.

Tiara Kusuma merupakan komunitas yang dibentuk secara nasional pada 1988 lalu dan memiliki pengurus pusat yang berkantor di Jakarta.

Kemudian, komunitas ini dibentuk di daerah-daerah baik di tingkat provinsi (Dewan Pengurus Daerah atau DPD) maupun kota dan kabupaten (Dewan Pengurus Cabang atau DPC).

Meski datang dari latar belakang yang berbeda-beda, para anggota DPD Tiara Kusuma Kepri bisa saling melengkapi satu sama lain. Di Kepri, komunitas ini baru berdiri pada 2016 lalu.

"Tiara Kusuma sudah lama di sini, cuma belum berkembang. Baru terbentuk lagi kepengurusan barunya, tahun lalu. Sekarang kita mau melantik juga untuk DPC di kabupaten dan kota seperti Batam, Tanjungpinang, dan Karimun," ujar Ketua I DPD Tiara Kusuma Kepri, Erma Yudiawati.

Dia menuturkan, keberadaan Tiara Kusuma sendiri memang sebagai wadah bagi asosiasi-asosiasi pekerja kecantikan yang ada di Kepri.

"Tiara Kusuma ini komunitas untuk saling mendukung. Bukan untuk menyaingi. Sebab setiap usaha kecantikan itu punya ciri khasnya masing-masing. Seperti saya. Saya punya sekolah kecantikan. Lalu ada juga yang punya klinik kecantikan, juga terapi kecantikan," tutur Erma saat ditemui di kantor sekretariat Tiara Kusuma beberapa waktu lalu.

Berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan, komunitas yang satu inipun rutin menggelar workshop serta seminar bagi pelaku usaha kecantikan.

Halaman
123
Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help