TribunBatam/

Motion

Mau Gabung Komunitas Skate Board Tanjungpinang? Ini Dua Larangan Bagi Anggotanya

Berawal dari hobi yang sama, mereka kemudian bertemu, berlatih bersama dan membentuk komunitas tersebut.

Mau Gabung Komunitas Skate Board Tanjungpinang? Ini Dua Larangan Bagi Anggotanya
TRIBUN BATAM/THOM LIMAHEKIN

HALAMAN kosong berlantai ubin di pojok Taman Kota Tanjungpinang di tepi laut jadi tempat paling berharga bagi Wawan (24) dan kawan-kawannya.

Persis di seberang halaman Gedung Daerah, Wawan DKK berlatih skate board, salah satu hobi yang paling digandrungi mereka.

Olahraga yang meningkatkan adrenalin itu selalu dilakoni pada setiap akhir pekan, Sabtu petang dan Minggu pagi.

"Inilah hobi sekaligus olahraga kami sejak tahun 2008 lalu,"ungkap Wawan di sela-sela waktu bermain skate board, beberapa waktu lalu.

Wawan mengaku, dirinya dianggap sebagai saudara tertua di Komunitas Skate Board Tanjungpinang. Bersama sekitar 50 kawannya, dia berusaha membentuk komunitas para skate border tersebut.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang sudah bekerja, ada pula yang sudah kuliah dan bahkan duduk di bangku sekolah.

"Hampir setiap sore kami berlatih di sini. Kami saling berbagi ilmu," ujar Wawan yang mengaku sudah bekerja.

Alasan Wawan DKK membentuk komunitas skate board di Tanjungpinang ternyata begitu sederhana. Berawal dari hobi yang sama, mereka kemudian bertemu, berlatih bersama dan membentuk komunitas tersebut.

Komunitas ini pun dibentuk di atas kesepakatan bersama yang juga tidak begitu pelik. Setiap skate border hanya diminta untuk menghindari hal-hal yang buruk dalam kehidupan bermasyarakat.

"Mereka tidak boleh mabuk-mabukan dan ugal-ugalan. Daripada ugal-ugalan mendingan main skate board,"tambah Wawan.

Halaman
123
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help