Dirut BUMD Tanjungpinang Asep Nana Divonis Lebih Ringan 3 Bulan. Pengacara: Kita Mungkin Banding

Dalam putusanya, hakim menjatuhkan vonis satu tahun penjara alias memberikan bonus 3 bulan penjara dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (JPU).

Dirut BUMD Tanjungpinang Asep Nana Divonis Lebih Ringan 3 Bulan. Pengacara: Kita Mungkin Banding
Dirut BUMD Tanjungpinang Asep Nana Suryana meninggalkan ruang sidang usai divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Tanjungpinang, Rabu (25/10/2017). Vonis lebih ringan 3 bulan dari tuntutan jaksa. 

TRIBUN.BATAM.Id.TANJUNGPINANG - Direktur BUMD Kota Tanjungpinang PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Asep Nana Suryana dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sekitar kurang dari satu jam lamanya, vonis dibacakan oleh tiga hakim yang diketuai oleh Marolop Simamora di dampingi anggotanya Joni Gultom dan ‎Purwaningsih.

Dalam putusanya, hakim menjatuhkan vonis satu tahun (12 bulan) penjara lebih ringan 3 bulan dari tuntutan Jaksa 15 bulan.

"Memutuskan terdakwa Asep Nana Suryana dengan hukuman penjara satu tahun dengan denda 50 juta dengan subsider 1 bulan kurungan penjara. Terdakwa terbukti bersalah melanggar undang-undang tindak pidana korupsi," ujarnya ketua Majelis Hakim, Rabu (25/10).

Kedua pihak JPU dan pengacara terdakwa menyatakan pikir-pikir atau belum bisa menerima putusan majelis hakim.

Sementara itu pengacara terdakwa Jimi fajri Arifin SH diwawancarai usai sidang memastikan akan melakukan banding.

"Masih pikir-pikir.. Namun kemungkinan besar kita akan banding. 70 persen akan banding," kata Jimi ‎ditemui di depan pengadilan tipikor Tanjungpinang.

Alasan banding terdakwa, kata Jimi, terdakwa Asep tidak merasa memberikan perintah kepada anak buahnya, terdakwa Slamet yang disidangkan secara terpisah.

Menurutnya, Slamet memungut atas inisiatifnya sendiri.

"Hakim juga menyatakan bahwa terdakwa Asep tidak terbukti memberikan perintah terhadap Slamet. Itu yang membuat kita akan melakukan banding," ujarnya lagi.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help