Pegawai BNI yang Tewas Dibegal Ternyata Penggemar Berat Sepak Bola. Ini Dia Tim Favoritnya

Sebagai wanita karier muda, Rara dikenal sosok ramah dan murah tersenyum. Kepergiannya selamanya membuat syok sesama rekannya di Bank BNI.

Pegawai BNI yang Tewas Dibegal Ternyata Penggemar Berat Sepak Bola. Ini Dia Tim Favoritnya
TRIBUN MEDAN / DEDY KURNIAWAN
Sejumlah dokter Koas dekat korban begal Rara Sitta di kamar mayat RSUD Djasamen Saragih. 

TRIBUNBATAM.id, SIANTAR - Wanita berparas cantik dan berperawakan mungil, Rara Sitta Stefanie (28), meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar dan orang-orang terdekatnya.

Senyum manis dan keramahannya kini takkan dijumpai lagi selama-selamanya.

Bekerja di Bank BNI Pematangsiantar, Rara meninggal dunia usai dipepet pejambret bersepeda motor Vario.

Tasnya dijambret, tarik-memarik tas dengan pelaku, Rara terseret di aspal mengejar pelaku dan terhempas di Jalan Melanton Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan,  sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (25/10/2017).

Rara yang tergolong masih muda meninggalkan seorang suami bernama Hendri Kukuh Baskoro (domisili Jakarta) dan seorang putra, Ignatius yang baru berusia lebih satu tahun.

Rara merantau dan menetap di Gang Cantik Manis, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marihat.

Sebagai wanita karier muda, Rara dikenal sosok ramah dan murah tersenyum. Kepergiannya selamanya membuat syok sesama rekannya di Bank BNI.

"Syok kali aku dengar Rara begini. Kami itu akrab selama ini. Dia ramah, murah tersenyum," ujar seorang wanita berjilbab, rekan sekantor Rara yang duduk di kursi besi ruang forensik dan instalasi RSUD Djasamen Saragih.

Anggi rekan sekantor Rara bahkan mengaku dirinya sempat bertegur sapa dengan Rara sebelum pulang dari kantor.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved