Tak Terima Dituduh Selingkuh, Suyitno Amuk Istri dengan Broti. Ini Akibatnya

Selain itu, mereka cekcok ketika suaminya mempertanyakan perhiasan emas istrinya yang tidak dijelaskan kepada suaminya

Tak Terima Dituduh Selingkuh, Suyitno Amuk Istri dengan Broti. Ini Akibatnya
Suyitno pelaku KDRT terhadap istri diamankan Polsek Tanjungpinang Timur 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG- Kasus kekerasan dalam rumah tangga membawa seorang lelaki bernama Suyitno bin Jaini ke ruang pengap sel kepolisian.

Kemarahan pria yang tinggal di Perumahan Pinang Cipta karya Blok E no 28 Kelurahan Batu IX Tanjungpinang Timur ini tak terkendali sehingga menganiaya istrinya menggunakan kayu broti.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syamsurizal menuturkan bahwa kejadian itu bermula dari tuduhan selingkuh oleh sang istri.

Hubungan keduanya pun kerap mengalami keributan lantaran kecurigaan sang istri yang menuduhnya selingkuh.

"KDRT ini terjadi lantaran tidak adanya kepercayaan antara suami dan Istri. Istri menuduh suaminya selingkuh. Selain itu, mereka cekcok ketika suaminya mempertanyakan perhiasan emas istrinya yang tidak dijelaskan kepada suaminya," katanya ‎di Polsek Tanjungpinang Timur, Rabu (25/10/2017).

‎Cekcok mulut pasangan suami istri yang terjadi pada hari Sabtu (18/10/2017), pukul 17.30 WIB membuat pelaku kebablasan. Ia mengambil sepotong broti dan memukulkan ke bagian kepala istrinya berkali kali hingga darah pun keluar membasahi bajunya.

"Korban langsung dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ada luka di bagian kepala dan wajah hingga mengeluarkan banyak darah. Namun beruntung, korban  tidak mengalami luka berat," ‎ungkapnya.

Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Tanjungpinang Timur dan ditindaklanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Pelaku pun langsung dilakukan pemeriksaan untuk kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Barang bukti juga diamankan yakni broti berukuran satu meter dan baju berlumuran darah.

Akibat dari perbuatanya pelaku melanggar pasal 44 ayat 3 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. 

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help