BATAM TERKINI

Masih Berstatus Saksi, Horjani Ungkap Alasan Unggah Foto Soerya Respationo di Facebook

Penyidik Satreskrim Polresta Barelang sudah memanggil Horjani Hutagalung, Kader Nasdem yang dilaporkan polisi terkait ujaran kebencian

Masih Berstatus Saksi, Horjani Ungkap Alasan Unggah Foto Soerya Respationo di Facebook
thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Satreskrim Polresta Barelang sudah memanggil Horjani Hutagalung, Kader Nasdem yang dilaporkan polisi terkait ujaran kebencian terhadap mantan wakil Gubernur Kepri ‎Soerya Respationo di laman Facebook pribadinya beberapa waktu lalu.

Namun sejauh ini, status Harjoni masih sebatas saksi lantaran polisi belum melakukan gelar perkara terkait kasus ini.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya Sik membenarkan adanya pemanggilan Horjoni tersebut. Kepada penyidik Horjani mengaku khilaf atas postingan yang dibanjiri komentar pedas dari pendukung Soerya itu.

"Pemanggilanya kita lakukan kemarin. Dan sejauh ini dia masih berstatus saksi. Dari hasil keterangan yang didapat, Horjoni mengaku khilaf," sebut Gima saat dimintai keterangan, Senin (30/10/2017) siang.

Baca: ASTAGA! Pengacara Ini Sebut Wanita Pakai Celana Jins Layak Diperkosa

Baca: Donald Trump Bakal Kunjungi Jepang dan Korsel, AS Mulai Kerahkan Pesawat Pengebom

Baca: Lowongan Kerja di Batam - Dibutuhkan Terapis dan Resepsionis. Cek Syaratnya di Sini

‎Memang direncanakan, kasus ini akan digelar Senin 30 Oktober 2017.

Namun gelar perkara ini terpaksa ditunda dengan adanya beberapa alasan. "Kita masih melakukan kordinasi dengan tim cyber Polda Kepri. Saat ini penyidik masih di Polda. Maka dari itu kita melakukan penundaan untuk gelar perkara," sambutnya.

Selain berkordinasi dengan tim Cyber Polda Kepri, polisi juga melakukan kordinasi kepada Ahli Bahasa. Sebab tahap awal kemarin penyidik masih melakukan kordinasi. "Namun kali ini kita akan memanggil dengan undangan untuk meminta keterang dari ahli bahasa," tegasnya. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help